Toni Suherman: Adat Kerinci Telah Lama Dipolitisasi, LAM Kerinci Siap Kembalikan Marwah Kelembagaan Adat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Porosjambimedia.com — Sekretaris Majelis Permusyawaratan Adat (MPA), Lembaga Adat Melayu (LAM) Kerinci, Toni Suherman., SH., MH., DPT menegaskan bahwa Adat Kerinci telah lama dipolitisasi oleh berbagai kepentingan, termasuk oleh kalangan pemerintahan daerah. Menurutnya, adat yang seharusnya menjadi warisan luhur dan pedoman moral masyarakat kini justru kerap dijadikan alat legitimasi kekuasaan.

“Adat Kerinci itu sudah lama diperalat untuk kepentingan politik,” ungkap Toni Suherman dalam diskusi daring bertajuk “Local Wisdom Education” yang dipandu oleh Presiden Andalas, baru-baru ini.

Toni menjelaskan, kehadiran LAM Kerinci di masa kini berupaya mengembalikan fungsi kelembagaan adat agar kembali ke akar jati dirinya. Lembaga adat, katanya, bukanlah alat administratif, melainkan pilar sosial budaya yang berfungsi menegakkan norma, hukum adat, serta hubungan harmonis antar masyarakat adat.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 5,2 Guncang China Selatan, Dua Orang Tewas dan Ribuan Dievakuasi

“Selama ini lembaga adat formal seolah-olah menjadi lembaga yang memutuskan segala hal. Padahal, tugas utama lembaga adat adalah menegakkan susun tindih, ico pakai, dan hukum adat yang telah diwariskan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Toni menerangkan bahwa kelembagaan adat formal seharusnya berfungsi sebagai jembatan antara adat Kerinci dengan pemerintah, pihak ketiga, maupun lembaga penegak hukum. Ia menilai telah terjadi semacam “revolusi kelembagaan adat” di Kerinci, terutama setelah pergantian kepemimpinan daerah dari Bupati Adirozal.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Rp40 Miliar untuk Pulihkan Kebun Kopi Aceh Pascabanjir

“Setelah perubahan kepemimpinan daerah, lembaga adat formal kita rombak ulang. Sebelumnya, struktur lembaga adat ditentukan oleh camat atau kepala desa, lalu dikukuhkan oleh bupati. Itu membuat lembaga adat seakan menjadi perpanjangan tangan kekuasaan,” terang Toni.

Ia menegaskan, adat Kerinci memiliki struktur dan wilayah ulayat yang sahih secara adat, bukan sekadar mengikuti batas administratif pemerintahan. “Setiap kedepatian memiliki ulayat adatnya sendiri, lengkap dengan susun tindih, aturan untuk anak betino, peradilan adat, hingga hak kekayaan adat. Semua itu sudah ada sejak lama dan diatur oleh struktur adat yang utuh,” pungkasnya.

Berita Terkait

Hafiful Hadi Sunliensyar, Akademisi Muda Kerinci yang Gigih Meneliti Manuskrip dan Warisan Budaya Nusantara
Safwandi, Tokoh Adat dan Media Lokal yang Konsisten Jaga Identitas Budaya Kerinci
Gunung Kerinci Masuk Daftar, Ini 7 Gunung Tertinggi di Indonesia
Kisah Qin Shi Huang, Kaisar China yang Terobsesi Hidup Abadi Namun Wafat di Usia 49 Tahun
Mengapa Warna Hitam Identik dengan Suasana Duka? Ini Sejarah dan Maknanya
Riset Ungkap Raja Eropa Lebih Dipercaya Dibanding Pemimpin Politik
Dokter Jerman Ini Bongkar Rahasia Pengobatan Dukun di Nusantara, Berujung Riset Ilmiah
Digitalisasi Gagal, Naskah Melayu Tertua Tanjung Tanah Kembali Jadi Sorotan

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:51 WIB

Hafiful Hadi Sunliensyar, Akademisi Muda Kerinci yang Gigih Meneliti Manuskrip dan Warisan Budaya Nusantara

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:21 WIB

Safwandi, Tokoh Adat dan Media Lokal yang Konsisten Jaga Identitas Budaya Kerinci

Senin, 11 Mei 2026 - 02:00 WIB

Gunung Kerinci Masuk Daftar, Ini 7 Gunung Tertinggi di Indonesia

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:00 WIB

Kisah Qin Shi Huang, Kaisar China yang Terobsesi Hidup Abadi Namun Wafat di Usia 49 Tahun

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:00 WIB

Mengapa Warna Hitam Identik dengan Suasana Duka? Ini Sejarah dan Maknanya

Berita Terbaru

Kesehatan

Judul WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

Infotainment

Aktris China Qi Wei Jadi Sorotan di Cannes 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00 WIB