Tiga Sekolah internasional di Tangsel dan Jakut di Teror Bom

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Tiga sekolah internasional di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) dan Jakarta Utara (Jakut) menjadi sasaran teror ancaman bom oleh orang tak dikenal.
Di Tangsel, teror bom itu menyasar Sekolah Mentari Intercultural School dan Jakarta Nanyang School pada Selasa (7/10).

Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya untuk melakukan pengecekan ke lokasi. Setelah diperiksa, dipastikan tidak ditemukan bahan peledak di lokasi.

“Hasilnya tidak ditemukan adanya bom atau bahan peledak sesuai dengan informasi teror yang disampaikan,” kata Victor kepada wartawan.

Motif ancaman bom adalah pemerasan. Dalam pesan yang dikirim ke masing-masing sekolah, pelaku minta uang tebusan senilai US$30 ribu.

Baca Juga :  Gelombang Kecaman Dunia Arab dan Turki atas Klaim Tepi Barat Jadi “Milik Negara” oleh Israel

Ancaman terhadap dua sekolah internasional itu dikirim dengan nomor yang sama. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus ini.

“(Ancaman) Dari nomor yang sama. Kami melakukan langkah-langkah penyelidikan secara intensif untuk mengungkap pelaku yang mengirimkan pesan teror bom ini. Nanti kita akan sampaikan hasilnya,” ucap Victor.

Sementara di Jakut, ancaman teror bom itu menyasar ke North Jakarta Intercultural School (NJIS) yang berlokasi di Kelapa Gading.

Buntut ancaman itu, Polsek Kepala Gading langsung menerjunkan personel untuk melakukan pengecekan dan penyisiran di area sekolah pada Rabu (8/10) sekitar pukul 00.15 WIB.

Pengecekan dan penyisiran dilakukan selama kurang lebih 15 menit. Polisi pun memastikan tidak ditemukan bahan peledak di area sekolah internasional tersebut.

Baca Juga :  Wagub Jakarta Rano Karno mengaku ingin jadi Penyiar Radio

Sama seperti di Tangsel, pelaku ancaman teror bom juga meminta uang tebusan senilai US$30 ribu.

Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko mengatakan pelaku mengirim pesan teror tersebut melalui WhatsApp menggunakan kode ponsel negara Nigeria.

“Minta uangnya lewat kripto nilainya sekitar US$30 ribu,” kata Seto kepada wartawan.

Disampaikan Seto, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Asosiasi Crypto untuk menelusuri untuk melakukan penyelidikan termasuk mengidentifikasi pelaku.

“Mereka minta transfer lewat kripto ke salah satu wallet address. Kepolisian berkoordinasi dengan pihak kripto, sedang dilakukan,” ucap dia.

 

Sumber Berita: CNN

Berita Terkait

Dolar AS Tembus Rp17.658, Rupiah Sentuh Level Terlemah Sepanjang Sejarah
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang China Selatan, Dua Orang Tewas dan Ribuan Dievakuasi
Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Usai WHO Tetapkan Ebola Darurat Kesehatan Global
36 Negara Bentuk Pengadilan Khusus untuk Adili Vladimir Putin
Harga BBM Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah
Michael Carrick Beri Sinyal Segera Jadi Manajer Permanen MU
Liverpool Dibantai Aston Villa 4-2, Suporter Panik!
Produser Indonesia-Australia Bawa Film Horor Indonesia ke Cannes 2026

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00 WIB

Dolar AS Tembus Rp17.658, Rupiah Sentuh Level Terlemah Sepanjang Sejarah

Senin, 18 Mei 2026 - 13:00 WIB

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang China Selatan, Dua Orang Tewas dan Ribuan Dievakuasi

Senin, 18 Mei 2026 - 11:00 WIB

Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Usai WHO Tetapkan Ebola Darurat Kesehatan Global

Senin, 18 Mei 2026 - 01:00 WIB

36 Negara Bentuk Pengadilan Khusus untuk Adili Vladimir Putin

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:00 WIB

Harga BBM Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Muhadjir Effendy di Kasus Korupsi Kuota Haji

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00 WIB