Swiss Negara Paling Malas di Dunia? Fakta Ini Justru Membantahnya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swiss, Pribhumi.com – Swiss kerap dijuluki sebagai salah satu negara “paling malas” di dunia. Namun, anggapan tersebut sejatinya tidak sepenuhnya benar. Di balik citra santai masyarakatnya, Swiss justru dikenal sebagai negara dengan tingkat produktivitas tinggi dan standar hidup terbaik di dunia.

Warga Swiss umumnya bekerja dengan jam kerja yang lebih singkat dibanding banyak negara lain. Rata-rata jam kerja yang efisien membuat mereka memiliki lebih banyak waktu berkualitas bersama keluarga. Budaya kerja di Swiss menekankan keseimbangan antara kehidupan profesional dan pribadi, bukan kerja berlebihan dari pagi hingga malam.

Sebagai salah satu negara terkaya di dunia, Swiss memiliki pendapatan per kapita yang sangat tinggi. Sistem ekonomi yang stabil, upah layak, serta jaminan sosial yang kuat membuat masyarakatnya tidak hidup dalam tekanan finansial. Hal inilah yang sering disalahartikan sebagai sikap “malas”.

Baca Juga :  Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Kunci Hubungan Harmonis untuk Capricorn hingga Sagitarius

Isu mengenai pendapatan dasar tanpa syarat (Universal Basic Income) di Swiss juga kerap disalahpahami. Pada 2016, Swiss memang pernah menggelar referendum nasional terkait pemberian pendapatan dasar sekitar 2.500 Franc Swiss per bulan bagi setiap warga negara. Namun, usulan tersebut ditolak oleh mayoritas rakyat Swiss, karena dinilai tidak sejalan dengan etos kerja dan tanggung jawab sosial yang telah mengakar.

Penolakan itu justru menunjukkan bahwa masyarakat Swiss tidak bergantung pada bantuan negara. Mereka menilai sistem sosial yang ada sudah cukup kuat untuk menjamin kesejahteraan tanpa harus memberikan pendapatan tetap bagi warga yang tidak bekerja.

Baca Juga :  Semarak Hari Sumpah Pemuda ke-97: “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” di GBK Jakarta

Selain itu, Swiss dikenal memiliki sistem pendidikan dan kesehatan berkualitas tinggi. Pendidikan dasar hingga menengah disubsidi negara, sementara pendidikan tinggi memiliki biaya yang relatif terjangkau dengan berbagai skema bantuan. Layanan kesehatan pun didukung sistem asuransi wajib yang membuat akses berobat tetap terjamin.

Dengan tingkat keamanan sosial yang tinggi, warga Swiss tidak terbiasa hidup dalam kecemasan ekonomi. Namun, hal tersebut bukan berarti mereka tidak bekerja atau tidak produktif. Justru, Swiss secara konsisten menempati peringkat teratas sebagai salah satu negara dengan produktivitas dan kualitas hidup terbaik di dunia.

Berita Terkait

OJK Cabut Izin Usaha BPR Koperindo Jaya, Bank Resmi Ditutup dan Masuk Proses Likuidasi
Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan
Pemerintah Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 April 2026, Harga Tetap
Pembatasan BBM Mulai 1 April 2026, Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi per Kendaraan
WFH Setiap Jumat Digagas Pemerintah, Strategi Hemat BBM di Tengah Ancaman Krisis Energi
Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas
Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PBB Selidiki Ledakan yang Hantam Pasukan UNIFIL
Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.995 per Dolar AS, Sentimen Global Masih Menekan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 09:00 WIB

OJK Cabut Izin Usaha BPR Koperindo Jaya, Bank Resmi Ditutup dan Masuk Proses Likuidasi

Kamis, 2 April 2026 - 13:00 WIB

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan

Rabu, 1 April 2026 - 19:53 WIB

Pemerintah Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 April 2026, Harga Tetap

Rabu, 1 April 2026 - 11:00 WIB

Pembatasan BBM Mulai 1 April 2026, Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi per Kendaraan

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:00 WIB

WFH Setiap Jumat Digagas Pemerintah, Strategi Hemat BBM di Tengah Ancaman Krisis Energi

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

Makna dan Manfaat Kemenyan: Dari Tradisi Kerinci hingga Khasiat Kesehatan

Kamis, 2 Apr 2026 - 23:59 WIB