JAMBI, Pribhumi.com — Pengguna ponsel Samsung Galaxy dalam waktu dekat bakal menikmati fitur transfer file langsung ke iPhone melalui teknologi AirDrop yang terintegrasi dengan Quick Share.
Pengumuman tersebut disampaikan Google dalam acara The Android Show I/O Edition 2026. Product Manager Android Google, , mengatakan fitur kompatibilitas AirDrop akan diperluas ke lebih banyak perangkat Android, termasuk lini flagship Samsung Galaxy.
Saat ini, beberapa perangkat Samsung sudah mulai menerima fitur tersebut melalui pembaruan sistem operasi One UI 8.5.
Daftar HP Samsung yang Mendukung AirDrop via Quick Share
Berikut daftar perangkat Samsung Galaxy yang dipastikan mendapatkan dukungan fitur transfer file ke iPhone:
Samsung Galaxy S25
Samsung Galaxy S25+
Samsung Galaxy S25 Ultra
Samsung Galaxy S24
Samsung Galaxy S24+
Samsung Galaxy S24 Ultra
Samsung Galaxy Z TriFold
Samsung Galaxy Z Fold7
Samsung Galaxy Z Flip7
Samsung Galaxy Z Fold6
Samsung Galaxy Z Flip6
Meski begitu, beberapa perangkat flagship generasi sebelumnya seperti Samsung Galaxy S23 series, Galaxy Z Fold5, dan Galaxy Z Flip5 belum masuk dalam daftar penerima fitur tersebut.
Selain itu, lini tablet premium Galaxy Tab S maupun ponsel kelas menengah seperti Galaxy A series, Galaxy M series, dan Galaxy F series juga belum mendapatkan dukungan.
Cara Kerja AirDrop di Android
Fitur ini bekerja melalui teknologi Quick Share yang dikembangkan untuk memungkinkan perangkat Android berkomunikasi langsung dengan perangkat Apple melalui koneksi peer-to-peer.
Teknologi tersebut disebut meniru sistem Apple Wireless Direct Link (AWDL), yaitu teknologi khusus yang digunakan Apple untuk AirDrop.
Google dikabarkan melakukan rekayasa balik AWDL menggunakan protokol jaringan yang aman dan efisien berbasis bahasa pemrograman Rust. Dengan cara ini, transfer file dapat dilakukan tanpa harus melewati server eksternal.
Karena membutuhkan dukungan chipset dan optimisasi jaringan tertentu, fitur AirDrop via Quick Share kemungkinan hanya tersedia untuk perangkat flagship terbaru.
Perangkat lawas maupun ponsel kelas menengah ke bawah dengan spesifikasi terbatas diperkirakan belum dapat mendukung teknologi tersebut. Namun, Google masih membuka peluang memperluas dukungan ke lebih banyak perangkat Android di masa mendatang.
Editor : Safwandi.,Dpt






