Miliki Kekayaan lebih dari 100 T, H. Isam Lampaui Bos Alfa Mart

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 September 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Pengusaha asal Kalimantan, Samsudin Andi Arsyad atau yang lebih dikenal sebagai Haji Isam, mencatat lonjakan kekayaan fantastis hingga menembus Rp101,3 triliun. Nilai tersebut membuatnya melampaui kekayaan sejumlah taipan besar Indonesia, termasuk bos Alfamart Djoko Susanto dan pengusaha nikel Lim Hariyanto.

Kenaikan harta Haji Isam didorong oleh melesatnya harga saham perusahaan-perusahaan yang dikendalikannya. Saham Jhonlin Agro Raya (JARR) naik 1.271 persen sejak awal tahun dengan kapitalisasi pasar Rp39,23 triliun. Sementara itu, Dana Brata Luhur (TEBE) naik 351 persen dengan kapitalisasi Rp3,62 triliun.

Baca Juga :  Pemerintah Tarik Utang Rp 127,3 Triliun pada Januari 2026

Tak hanya itu, perusahaan Pradiksi Gunatama (PGUN) yang dikelola oleh kedua anaknya juga ikut melonjak. Saham PGUN tercatat naik 3.520 persen year-to-date (YTD) dengan kapitalisasi mencapai Rp88,07 triliun.

Mengacu perhitungan CNBC Indonesia per Jumat (26/9), kekayaan Haji Isam terbagi atas Rp30,97 triliun lewat JARR, Rp67,54 triliun lewat PGUN, dan Rp2,79 triliun lewat TEBE. Totalnya menembus Rp101,3 triliun atau sekitar US$6,1 miliar.

Baca Juga :  Ratusan Hektare Sawah di Kerinci Terancam Gagal Panen, Petani Minta Pemerintah Perbaiki Sistem Pengairan

Jumlah ini jauh di atas kekayaan Djoko Susanto yang tercatat US$2,7 miliar dan Lim Hariyanto dengan US$5,2 miliar. Meski demikian, nama Haji Isam belum masuk ke daftar orang terkaya versi Forbes.

Berita Terkait

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan
Pemerintah Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 April 2026, Harga Tetap
Pembatasan BBM Mulai 1 April 2026, Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi per Kendaraan
WFH Setiap Jumat Digagas Pemerintah, Strategi Hemat BBM di Tengah Ancaman Krisis Energi
Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas
Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.995 per Dolar AS, Sentimen Global Masih Menekan
Purbaya Tegur Ekonom Soal Isu Ekonomi Hancur: Jangan Sebar Ketakutan Tanpa Data
Konflik Timur Tengah Tekan Harga Emas, Beralih ke Dolar Jadi Tren

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 13:00 WIB

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan

Rabu, 1 April 2026 - 19:53 WIB

Pemerintah Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 April 2026, Harga Tetap

Rabu, 1 April 2026 - 11:00 WIB

Pembatasan BBM Mulai 1 April 2026, Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi per Kendaraan

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:00 WIB

WFH Setiap Jumat Digagas Pemerintah, Strategi Hemat BBM di Tengah Ancaman Krisis Energi

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:00 WIB

Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

Makna dan Manfaat Kemenyan: Dari Tradisi Kerinci hingga Khasiat Kesehatan

Kamis, 2 Apr 2026 - 23:59 WIB