Komitmen Presiden Prabowo Perkuat sistem keamanan Negara, Anggaran pertahanan naik signifikan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pribhumi.com, Jakarta – Pemerintah menetapkan alokasi anggaran pertahanan dalam RAPBN 2026 sebesar Rp335,2 triliun, melonjak dari outlook 2025 yang sebesar Rp247,5 triliun. Kenaikan signifikan ini menandai komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sistem pertahanan Indonesia.
Tambahan anggaran tersebut sejalan dengan banyaknya alat utama sistem senjata (alutsista) yang dijadwalkan tiba pada 2026 untuk memperkuat Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tidak hanya untuk biaya pengadaan, anggaran tambahan juga diperlukan untuk mempersiapkan personil, operasional, dan pemeliharaan alutsista baru agar siap digunakan secara optimal.

Langkah ini menjadi bagian dari delapan prioritas kebijakan belanja negara 2026, salah satunya penguatan sistem pertahanan dan keamanan melalui modernisasi alutsista.

Berikut ini beberapa alutsista pertahanan yang akan datang pada 2026:

Jet Tempur Dassault Rafale

Salah satu alutsista yang ditunggu kehadirannya pada 2026 mendatang adalah jet tempur Rafale, yang direncanakan akan menambah kekuatan pertahanan udara tanah air.

Rafale adalah pesawat tempur omni-role generasi 4,5 asal Prancis yang mampu melaksanakan berbagai misi: superioritas udara, dukungan jarak dekat, pengintaian, serangan strategis, dan anti-kapal.

Kementerian Pertahanan RI telah menyepakati pembelian 42 unit jet tempur Dassault Rafale dalam kontrak senilai US$ 8,1 miliar, termasuk pengadaan senjata dan dukungan logistik.

Menurut jadwal, pengiriman jet-tempur pertama ke Indonesia akan dimulai awal tahun 2026, yang sekaligus modernisasi pesawat termpur TNI Angkatan Udara (AU) untuk kesiapan pertahanan udara nasional.

Baca Juga :  Kejaksaan Dinilai Makin Berani Bongkar Korupsi Besar di Era Presiden Prabowo

Airbus A-400M

 

Indonesia juga akan memperkuat armada angkut strategis dengan kedatangan Airbus A-400M.

Pesawat angkut berat multirole asal Eropa ini dijadwalkan akan tiba pada November 2025 untuk satu unit dan disusul unit kedua pada kuartal I-2026.

A-400M tidak hanya berperan sebagai pesawat angkut logistik, tetapi juga dilengkapi aerial refueling pod, yang mampu mengisi bahan bakar di udara untuk jet tempur seperti Sukhoi, Hawk, hingga Rafale.

Dengan keunggulan ini, A-400M berfungsi sebagai force multiplier yang memperpanjang daya tempur armada udara Indonesia.

Drone Serang Anka

Modernisasi juga mencakup penguatan kekuatan nirawak dengan kedatangan 12 unit UAV Anka buatan Turkish Aerospace Industries (TAI). Kontrak senilai US$300 juta ditandatangani pada Februari 2023.

Dari total 12 unit, enam unit akan dirakit di Indonesia melalui PT Dirgantara Indonesia, sedangkan enam lainnya diproduksi di Turki. UAV jenis MALE (Medium-Altitude Long-Endurance) ini mampu terbang hingga 24 jam di ketinggian 30 ribu kaki dengan kapasitas muatan 350 kg.

Selain menambah daya tempur, proyek ini memberikan nilai strategis melalui transfer teknologi, yang mendukung pengembangan UAV lokal seperti Elang Hitam..

Tambahan T-50i Golden Eagle

Kekuatan udara TNI AU juga akan diperkuat dengan tambahan enam unit T-50i Golden Eagle dari Korean Aerospace Industries (KAI). Pesawat ini akan mulai masuk pada 2025 dan berlanjut hingga 2026.

Dengan tambahan ini, total armada T-50i Indonesia mencapai 20 unit yang akan memperkuat latihan penerbang tempur dan mendukung kesiapan operasional.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Bandung dan Anggota DPRD Resmi Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan di Pemkot Bandung

Tambahan armada ini merupakan hasil kontrak yang ditandatangani Kemhan RI dengan KAI pada Juli 2021 dengan nilai 274,488 miliar won.

Kontrak itu mencakup enam unit T-50i beserta paket dukungan, melengkapi 16 unit yang sudah lebih dulu dimiliki sejak 2014.

T-50i dikenal sebagai jet latih tempur dengan performa mendekati pesawat tempur sesungguhnya. Ditenagai mesin turbofan tunggal General Electric F404, pesawat ini mampu melaju hingga 1.837 km/jam, terbang di ketinggian 14.530 meter, dan menempuh jarak hingga 1.851 km.

KRI-Prabu Siliwangi

Selain alutsista udara, TNI Angkatan Laut (AL) akan diperkuat armada nya dengan kehadiran KRI Prabu Siliwangi (321). Kapal patroli lepas pantai kelas Thaon di Revel ini merupakan bekas kapal Italia bernama Ruggiero di Lauria, yang kini dinobatkan sebagai salah satu kapal terbesar dalam sejarah AL RI

Secara teknis, KRI Prabu Siliwangi memiliki bobot penuh antara 5.800-6.300 ton dan panjang 143 meter, menjadikannya kapal patroli terbesar dalam armada TNI AL Kapal ini dirancang untuk menjalankan berbagai misi, termasuk patroli maritim, pertahanan udara dan permukaan, hingga bantuan kemanusiaan dan pengamanan wilayah perairan strategis

Untuk kelengkapan teknis dan persenjataan, kapal kelas ini dilengkapi sistem radar AESA, rudal pertahanan udara, meriam otomatis, dan sistem perang elektronik mutakhir, menjadikannya aset signifikan dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia

Sumber Berita: CNBC

Berita Terkait

Pejabat Bisa Dipidana Jika Jalan Rusak Sebabkan Kecelakaan
Monadi Resmi Susun “Tim Inti” Birokrasi Kerinci, Enam Pejabat Dilantik
Seleksi Pejabat Tinggi Kerinci Rampung, Pansel Umumkan Kandidat Terbaik
Polri Siapkan Regulasi Khusus Peredaran Whip Pink Usai Kasus Kematian Influencer Lula Lahfah
Projo Tegas Menolak Wacana Polri Berada di Bawah Kementerian
Rocky Candra Dorong Bantuan TPA Sampah untuk Kota Sungai Penuh, Tegaskan Lingkungan Bersih Hak Rakyat
Kapolres Sleman Akui Kekeliruan, Minta Maaf atas Penetapan Tersangka Hogi Minaya
Aksi Buruh Warnai Balai Kota, Gubernur Tegaskan UMP DKI 2026 Telah Final

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:45 WIB

Pejabat Bisa Dipidana Jika Jalan Rusak Sebabkan Kecelakaan

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:14 WIB

Monadi Resmi Susun “Tim Inti” Birokrasi Kerinci, Enam Pejabat Dilantik

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:18 WIB

Seleksi Pejabat Tinggi Kerinci Rampung, Pansel Umumkan Kandidat Terbaik

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:49 WIB

Polri Siapkan Regulasi Khusus Peredaran Whip Pink Usai Kasus Kematian Influencer Lula Lahfah

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:59 WIB

Projo Tegas Menolak Wacana Polri Berada di Bawah Kementerian

Berita Terbaru

Nasional

Pejabat Bisa Dipidana Jika Jalan Rusak Sebabkan Kecelakaan

Sabtu, 14 Feb 2026 - 08:45 WIB

Budaya dan Religi

Ramadhan 1447 H Semakin Dekat, Ini Perkiraan Awal Puasa

Jumat, 13 Feb 2026 - 11:28 WIB

Sumbar

Asmadi Hilang Terseret Arus, SAR Tutup Operasi Lapangan

Selasa, 10 Feb 2026 - 17:09 WIB

Sosial

Monadi Soal Danau Kerinci

Selasa, 10 Feb 2026 - 10:39 WIB