Indonesia Cari Sumber Minyak Baru, Selat Hormuz Masih Tertutup oleh Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Pribhumi.com – Pemerintah Indonesia bergerak cepat mengantisipasi dampak konflik di Timur Tengah terhadap pasokan energi nasional. Presiden Prabowo Subianto telah menugaskan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk mencari alternatif pasokan minyak mentah dari berbagai negara.

Langkah ini diambil menyusul belum dibukanya Selat Hormuz untuk Indonesia oleh Iran, meskipun sejumlah negara lain mulai diberikan akses.

Bahlil menjelaskan, instruksi tersebut bertujuan menjaga ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian global akibat konflik yang masih berlangsung. Pemerintah juga diminta mengoptimalkan seluruh sumber energi yang tersedia di dalam negeri.

Ia memastikan bahwa pasokan energi, termasuk bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dan solar, serta LPG, masih dalam kondisi aman. Pemerintah juga berkomitmen menjaga stabilitas harga agar tidak membebani masyarakat.

Baca Juga :  Pemerintah Dinilai Abai, DPR dan Akademisi Desak Banjir Sumatra Ditetapkan sebagai Bencana Nasional

Meski begitu, Bahlil mengingatkan bahwa situasi global saat ini sulit diprediksi. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sebagai bentuk dukungan bersama dalam menghadapi kondisi ini.

Sementara itu, Iran mulai membuka akses terbatas di Selat Hormuz bagi negara-negara yang dianggap bersahabat. Negara seperti India, China, Rusia, Irak, dan Pakistan disebut telah mendapat izin melintas.

Kebijakan ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, yang menegaskan bahwa hanya kapal dari negara non-musuh yang diperbolehkan melintas dengan memenuhi ketentuan keamanan.

Baca Juga :  Kematian Anak 12 Tahun dengan Luka Lebam di Jampangkulon Diselidiki Polisi

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak pembukaan kembali Selat Hormuz. Ia menilai penutupan jalur strategis tersebut telah mengganggu distribusi global minyak, gas, dan pupuk, serta memperburuk kondisi kemanusiaan.

Guterres juga menyerukan penghentian perang di kawasan, termasuk kepada Amerika Serikat dan Israel, guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap ekonomi global dan keselamatan warga sipil.

Iran sendiri menetapkan syarat ketat bagi kapal yang ingin melintas, yakni tidak berasal dari negara yang dianggap bermusuhan serta wajib berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk mendapatkan jalur aman.

Berita Terkait

WFH Sehari Seminggu Berlaku, Menaker Tegaskan Gaji Karyawan Tetap Dibayar Penuh
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026, Ini Panduan Lengkap Lapor Pajak via Coretax
Pemerintah Terapkan WFH Sehari untuk Swasta Mulai April 2026, Upaya Hemat BBM
Pertamina Umumkan Harga BBM Terbaru Berlaku 1 April 2026, Ini Rincian Kenaikan Sebelumnya
Mensos Tegas! Ribuan ASN Kemensos Mangkir Usai Lebaran, Siap-Siap Dipecat
Presiden Pastikan Demokrasi Sehat, Kritik Tidak Boleh Dibungkam
Balik Nama Kendaraan Bekas Kini Bebas Bea, Ini Rincian Biaya yang Tetap Harus Dibayar
Pendaftaran Polri 2026 Segera Ditutup, Catat Jadwal Lengkap Akpol, Bintara, dan Tamtama

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 09:00 WIB

WFH Sehari Seminggu Berlaku, Menaker Tegaskan Gaji Karyawan Tetap Dibayar Penuh

Rabu, 1 April 2026 - 23:00 WIB

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026, Ini Panduan Lengkap Lapor Pajak via Coretax

Rabu, 1 April 2026 - 19:00 WIB

Pemerintah Terapkan WFH Sehari untuk Swasta Mulai April 2026, Upaya Hemat BBM

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:00 WIB

Pertamina Umumkan Harga BBM Terbaru Berlaku 1 April 2026, Ini Rincian Kenaikan Sebelumnya

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:00 WIB

Indonesia Cari Sumber Minyak Baru, Selat Hormuz Masih Tertutup oleh Iran

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisniss

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan

Kamis, 2 Apr 2026 - 13:00 WIB