Kematian Anak 12 Tahun dengan Luka Lebam di Jampangkulon Diselidiki Polisi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi, Pribhumi.com – Aparat Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi tengah menyelidiki meninggalnya seorang anak laki-laki berusia 12 tahun asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Korban ditemukan dalam kondisi tubuh dipenuhi luka lebam di sejumlah bagian.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Hartono, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa proses autopsi dijadwalkan untuk memastikan penyebab pasti kematian sekaligus menelusuri dugaan tindak kekerasan.
“Pagi ini dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian. Kami masih menunggu hasil resmi dari tim forensik,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Baca Juga :  Lagi, 500 siswa di Cipongkor keracunan Makanan Bergizi Gratis

Kondisi Korban Saat Dirawat
Sebelum meninggal dunia, korban sempat mendapatkan perawatan di RSUD Jampangkulon. Dari rekaman yang beredar, tampak luka lebam di area wajah, terutama di sekitar mata, serta luka terbuka pada bagian paha yang diduga akibat paparan benda panas.

Informasi awal yang beredar menyebutkan adanya dugaan penganiayaan. Namun, polisi menegaskan seluruh informasi masih dalam tahap pendalaman dan belum dapat disimpulkan sebelum hasil autopsi keluar.

Proses Penyelidikan Berlanjut
Jenazah korban telah dibawa ke Kota Sukabumi untuk keperluan autopsi. Selain menunggu hasil medis, penyidik juga memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap kronologi kejadian.

Baca Juga :  Puluhan Pekerja Pabrik Boneka di Cianjur Alami Histeria Massal, Aktivitas Sempat Terhenti

Di tengah proses hukum yang berjalan, ayah korban menyampaikan ungkapan duka melalui media sosial, mengenang kebersamaan terakhir bersama sang anak.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan spekulasi atau informasi yang belum terverifikasi. Penetapan status hukum dalam perkara ini akan dilakukan setelah seluruh bukti dan hasil pemeriksaan forensik terkumpul.

Berita Terkait

Remaja Hilang di Gunung Guntur Ditemukan Tanpa Busana dan Linglung, Ini Kronologinya
Perpanjangan STNK Tahunan Kini Lebih Mudah, Warga Tak Perlu Lagi Bawa BPKB
Tragedi Usai Bukber, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Dianiaya Kelompok Pelajar
Pengumuman SNPMB 2026: Jadwal SNBP dan SNBT, Cara Cek Hasil serta Panduan Registrasi Akun
Pemprov Banten Verifikasi 1.200 Km Jalan Desa Rusak, Target Perbaikan 350 Km dalam Lima Tahun
Banjir Setinggi 1,5 Meter Rendam Permukiman Warga Cibeber Cilegon, 320 Orang Terdampak
Tragedi Bocah 12 Tahun di Sukabumi, Polisi Selidiki Kematian dengan Luka Lebam dan Bakar
Kecelakaan di Flyover Mochtar Kusumaatmadja, Pengendara Motor Meninggal Dunia

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 13:00 WIB

Remaja Hilang di Gunung Guntur Ditemukan Tanpa Busana dan Linglung, Ini Kronologinya

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:00 WIB

Perpanjangan STNK Tahunan Kini Lebih Mudah, Warga Tak Perlu Lagi Bawa BPKB

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:00 WIB

Tragedi Usai Bukber, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Dianiaya Kelompok Pelajar

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:00 WIB

Pengumuman SNPMB 2026: Jadwal SNBP dan SNBT, Cara Cek Hasil serta Panduan Registrasi Akun

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:00 WIB

Pemprov Banten Verifikasi 1.200 Km Jalan Desa Rusak, Target Perbaikan 350 Km dalam Lima Tahun

Berita Terbaru