Misteri Hilang Tiga Tahun Terungkap, Pria ini Ditemukan Lemas di Lereng Gunung

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI, Pribhumi.com – Sebuah peristiwa mengejutkan menghebohkan masyarakat setelah seorang pria yang telah lama dinyatakan hilang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di kawasan lereng Gunung Salak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kisah penemuan tersebut menjadi viral di media sosial setelah beredar sejumlah video yang memperlihatkan proses evakuasi seorang pria bertubuh kurus dan lemah dari area hutan pegunungan. Belakangan diketahui, pria itu merupakan warga Kabupaten Cianjur yang telah menghilang selama kurang lebih tiga tahun.

Peristiwa penemuan terjadi pada Senin, 25 Mei 2026. Saat itu, beberapa warga yang sedang melakukan pengecekan saluran air di kawasan hutan menemukan seorang pria dalam kondisi lemas di sekitar jalur pendakian yang tidak resmi.

Saat ditemukan, kondisi korban sangat memprihatinkan. Ia tampak kehabisan tenaga, sulit berkomunikasi, dan hampir tidak sadarkan diri. Tubuhnya terbaring di area bebatuan sungai dalam waktu yang belum diketahui, hingga menarik perhatian serangga yang mengerubunginya.

Dalam video yang beredar luas, pria tersebut terlihat duduk lemah di atas batu dengan mengenakan kemeja kotak-kotak berwarna biru yang sudah kusam serta sarung hitam yang menutupi bagian bawah tubuhnya. Warga yang pertama kali menemukannya memberikan makanan ringan untuk membantu mengisi perutnya yang diduga telah lama kosong.

Baca Juga :  Jangan Sepelekan! Ini Dampak Buruk Jarang Cuci Seprai dan Waktu Ideal Menggantinya

Relawan Ambulans Sukabumi Bersatu (ASB), Muh Irfan Maulana, yang terlibat langsung dalam proses penyelamatan, mengungkapkan bahwa korban mengalami kondisi kebingungan dan kesulitan merespons saat diajak berbicara.

Menurutnya, korban tampak seperti mengalami syok dan membutuhkan waktu cukup lama untuk memahami pertanyaan yang diajukan oleh tim penyelamat.

Karena kondisi fisiknya yang sangat lemah dan tidak memungkinkan untuk berjalan sendiri, warga bersama relawan membuat tandu darurat menggunakan batang kayu dan kain sarung. Korban kemudian dievakuasi secara bergantian melewati jalur terjal dan semak belukar yang cukup sulit dilalui.

Tim penyelamat bahkan harus membuka jalur baru di beberapa titik karena medan sungai dinilai terlalu licin dan berisiko membahayakan proses evakuasi.

Setelah berhasil dibawa keluar dari kawasan hutan, korban selanjutnya dievakuasi ke Kantor Kecamatan Cicurug. Karena tidak membawa identitas apa pun, petugas melakukan pemeriksaan biometrik melalui pemindaian retina mata dan sidik jari untuk memastikan identitasnya.

Baca Juga :  Google Uji Coba Aturan Baru Gmail, Akun Tanpa Nomor HP Hanya Dapat Penyimpanan 5GB

Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa pria tersebut bernama Ayi Solehudin (50), warga Kampung Subela, Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

Penemuan itu mengejutkan keluarga korban. Berdasarkan keterangan yang diterima petugas, Ayi diketahui telah menghilang sejak sekitar tiga hingga empat tahun lalu dan berbagai upaya pencarian yang dilakukan keluarga selama ini tidak membuahkan hasil.

Setelah identitasnya dipastikan, pihak keluarga segera datang untuk menjemput korban. Pada malam yang sama, Ayi Solehudin dipulangkan ke kediamannya di Kabupaten Cianjur menggunakan ambulans yang disiapkan oleh tim relawan.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti bagaimana Ayi bisa berada di kawasan Gunung Salak maupun aktivitas yang dilakukannya selama bertahun-tahun sejak dinyatakan hilang. Peristiwa ini pun masih menyisakan banyak tanda tanya sekaligus menjadi perhatian masyarakat luas.

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Wacanakan Pajak Kendaraan Dihapus, Diganti Sistem Jalan Berbayar
Remaja Hilang di Gunung Guntur Ditemukan Tanpa Busana dan Linglung, Ini Kronologinya
Perpanjangan STNK Tahunan Kini Lebih Mudah, Warga Tak Perlu Lagi Bawa BPKB
Tragedi Usai Bukber, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Dianiaya Kelompok Pelajar
Pengumuman SNPMB 2026: Jadwal SNBP dan SNBT, Cara Cek Hasil serta Panduan Registrasi Akun
Pemprov Banten Verifikasi 1.200 Km Jalan Desa Rusak, Target Perbaikan 350 Km dalam Lima Tahun
Banjir Setinggi 1,5 Meter Rendam Permukiman Warga Cibeber Cilegon, 320 Orang Terdampak
Tragedi Bocah 12 Tahun di Sukabumi, Polisi Selidiki Kematian dengan Luka Lebam dan Bakar

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Misteri Hilang Tiga Tahun Terungkap, Pria ini Ditemukan Lemas di Lereng Gunung

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:00 WIB

Dedi Mulyadi Wacanakan Pajak Kendaraan Dihapus, Diganti Sistem Jalan Berbayar

Rabu, 1 April 2026 - 13:00 WIB

Remaja Hilang di Gunung Guntur Ditemukan Tanpa Busana dan Linglung, Ini Kronologinya

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:00 WIB

Perpanjangan STNK Tahunan Kini Lebih Mudah, Warga Tak Perlu Lagi Bawa BPKB

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:00 WIB

Tragedi Usai Bukber, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Dianiaya Kelompok Pelajar

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

10 Kuliner Legendaris Khas Jambi yang Wajib Dicoba

Sabtu, 6 Jun 2026 - 03:00 WIB