Gempa 7,5 Guncang Jepang Timur Laut: 30 Warga Terluka, Pemerintah Keluarkan Peringatan Gempa Susulan Besar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokyo, Pribhumi.com — Jepang kembali diguncang gempa besar setelah lindu bermagnitudo 7,5 melanda kawasan timur laut negara itu pada Senin (8/12) malam. Pemerintah Jepang melalui Perdana Menteri Sanae Takaichi mengonfirmasi bahwa sedikitnya 30 orang mengalami luka-luka akibat guncangan kuat tersebut.

Dalam pernyataannya pada Selasa (9/12), PM Takaichi menegaskan bahwa ancaman belum berakhir. Ia meminta masyarakat tetap bersiap menghadapi potensi gempa susulan dengan kekuatan setara atau bahkan lebih besar, terutama bagi warga yang tinggal di pesisir Pasifik.

Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA), gempa terjadi pada pukul 23.15 waktu setempat, berpusat di lepas pantai Pasifik Prefektur Aomori pada kedalaman 54 kilometer. JMA juga mengeluarkan peringatan khusus untuk wilayah pesisir Hokkaido hingga kawasan Sanriku, termasuk Aomori, Iwate, dan Miyagi, karena berisiko mengalami aktivitas seismik lanjutan.

Baca Juga :  Putin Kecam Keras Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei

Pemerintah melalui Kantor Kabinet mengimbau warga untuk tetap siaga selama setidaknya satu minggu. Masyarakat diminta menyiapkan perlengkapan darurat dan memahami jalur evakuasi untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

Gempa yang mengguncang wilayah tersebut berada pada zona palung di dekat Hokkaido dan timur laut Honshu, area yang sejak lama dikenal rawan akibat aktivitas Lempeng Pasifik yang menukik ke bawah Pulau Honshu. Hal itu menjadikan kawasan tersebut salah satu titik dengan potensi gempa besar di Jepang.

Baca Juga :  Rahasia Mendidik Anak Bahagia: Kunci Utama Ada pada Cinta dan Komunikasi Orang Tua

JMA, yang semula mencatat kekuatan gempa sebesar 7,2, kemudian merevisinya menjadi 7,5 dan mengeluarkan peringatan tsunami hingga tiga meter. Namun kenyataannya, gelombang tertinggi yang terdeteksi berada di Prefektur Iwate dengan ketinggian sekitar 70 sentimeter.

Tiga setengah jam setelah gempa terjadi, peringatan tsunami diturunkan menjadi status waspada dan akhirnya dicabut sepenuhnya pada Selasa pukul 06.20 waktu setempat.

Guncangan kuat tercatat mencapai intensitas 6 atas pada skala intensitas seismik Jepang—skala tertinggi adalah 7—di beberapa wilayah Aomori. Getaran bahkan turut dirasakan hingga pusat ibu kota, Tokyo.

Sumber Berita: Kyodo-OANA

Berita Terkait

Kronologi Tabrakan Dua Kereta Cepat di Spanyol, Penyintas Ungkap Detik-Detik Mengerikan
Serangan Drone Rusia Hantam Stasiun di Dnipro, Jumlah Korban Meninggal Capai 14 Jiwa
Pemerintah Kucurkan Rp10 Triliun ke BPJS Kesehatan, Pembayaran Klaim RS Dikebut
The Sacred Riana Ukir Sejarah, Jadi Pesulap Indonesia Pertama Raih Penghargaan Les Mandrakes d’Or
Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova
Dangdut Ditargetkan Diakui UNESCO pada 2027, Kementerian Kebudayaan Mulai Kampanye
Pre-order iPhone Duo Ludes dalam Hitungan Menit, Pengiriman Mundur hingga Januari 2027
AFC Pastikan Piala Asia 2027 Tetap Digelar di Arab Saudi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Kronologi Tabrakan Dua Kereta Cepat di Spanyol, Penyintas Ungkap Detik-Detik Mengerikan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Serangan Drone Rusia Hantam Stasiun di Dnipro, Jumlah Korban Meninggal Capai 14 Jiwa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp10 Triliun ke BPJS Kesehatan, Pembayaran Klaim RS Dikebut

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:47 WIB

The Sacred Riana Ukir Sejarah, Jadi Pesulap Indonesia Pertama Raih Penghargaan Les Mandrakes d’Or

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova

Berita Terbaru