BMKG Prediksi Suhu Panas Mulai Terasa April 2026, Sejumlah Wilayah Lebih “Terpanggang”

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Pribhumi.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sejumlah wilayah di Indonesia mulai mengalami peningkatan suhu udara sejak awal musim kemarau pada April 2026.

Meski belum mencapai puncak panas tahunan, beberapa daerah diprediksi sudah merasakan suhu yang relatif lebih tinggi dibanding wilayah lain.

Dalam laporan Climate Outlook 2026, BMKG menyebutkan suhu rata-rata tahunan di Indonesia diperkirakan berada pada kisaran 25 hingga 29 derajat Celsius.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan bahwa secara umum suhu tahunan masih berada dalam rentang yang pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Wilayah yang berpotensi mengalami suhu lebih panas sejak awal kemarau umumnya berada di zona dengan suhu di atas 28 derajat Celsius. Daerah tersebut meliputi sebagian Sumatra bagian selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, pesisir utara Jawa, hingga Papua Selatan.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat Siap Bangun Fly Over Padang Luar, Solusi Permanen Atasi Kemacetan Kronis Agam

Sementara itu, kawasan dataran tinggi seperti Bukit Barisan di Sumatra, Pegunungan Latimojong di Sulawesi, serta Pegunungan Jayawijaya di Papua diperkirakan tetap memiliki suhu lebih sejuk, yakni di bawah 25 derajat Celsius.

Jika dibandingkan dengan rata-rata klimatologis periode 1991–2020, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami kondisi yang lebih hangat dengan anomali suhu berkisar antara 0,2 hingga 0,6 derajat Celsius.

BMKG juga memperkirakan puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus hingga September, dengan suhu rata-rata bulanan mencapai 25,5 hingga 30 derajat Celsius. Namun, tren peningkatan suhu sudah mulai dirasakan sejak awal musim kemarau, termasuk pada April.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Pemkot Sungai Penuh Resmi Berlakukan Tarif Parkir Baru

Meski demikian, tingkat panas pada 2026 diperkirakan tidak akan setinggi kondisi ekstrem yang terjadi pada 2024. Hal ini dipengaruhi oleh fenomena La Nina yang saat ini berlangsung dan cenderung memberikan efek pendinginan sementara terhadap suhu permukaan bumi selama sekitar satu hingga satu setengah tahun.

Secara keseluruhan, anomali suhu udara permukaan pada 2026 diperkirakan berada dalam kisaran -0,5 hingga +0,6 derajat Celsius. Wilayah dengan anomali suhu tertinggi diprediksi terjadi di Kalimantan Timur dan sebagian Jambi, sedangkan anomali terendah berada di dataran tinggi Jawa Tengah serta beberapa wilayah Nusa Tenggara.

 

Berita Terkait

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Otorita Pastikan Pembangunan IKN Tetap Berjalan
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Otorita Pastikan Pembangunan IKN Nusantara Tetap Berlanjut
KPK Dalami Dugaan Aliran Dolar Singapura ke Pejabat Bea Cukai
Kabar Kesehatan Kamaruddin Simanjuntak Jadi Sorotan, Rekan Bantah Isu Mistis
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Muhadjir Effendy di Kasus Korupsi Kuota Haji
Kemenkeu Tegaskan Isu Menkeu Purbaya Usir Investor Asing adalah Hoaks
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Menkeu Minta Masyarakat Tidak Panik
Kemenag: Hilal Zulhijah 1447 H Sudah Terpenuhi, Idul Adha 2026 Diperkirakan Jatuh 27 Mei

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:00 WIB

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Otorita Pastikan Pembangunan IKN Tetap Berjalan

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:00 WIB

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Otorita Pastikan Pembangunan IKN Nusantara Tetap Berlanjut

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:00 WIB

KPK Dalami Dugaan Aliran Dolar Singapura ke Pejabat Bea Cukai

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:00 WIB

Kabar Kesehatan Kamaruddin Simanjuntak Jadi Sorotan, Rekan Bantah Isu Mistis

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00 WIB

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Muhadjir Effendy di Kasus Korupsi Kuota Haji

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Fantastis! Mangga Raksasa Dijual Hingga Rp500 Ribu per Buah

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:52 WIB

Budaya dan Wisata

Bahasa Kias Kerinci, Identitas Budaya yang Mulai Tergerus Zaman

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00 WIB