TNI Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Janji Transparan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Markas Besar TNI tengah melakukan penyelidikan internal terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Langkah ini diambil sebagai respons atas berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, menegaskan bahwa proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan terbuka. Menurutnya, TNI berkomitmen menjaga transparansi dalam menangani isu yang menjadi perhatian publik tersebut.

Baca Juga :  KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024

Ia menjelaskan, penyelidikan internal ini bertujuan untuk menelusuri kebenaran dari dugaan keterlibatan oknum prajurit TNI yang ramai diperbincangkan. TNI ingin memastikan bahwa setiap informasi yang beredar dapat diverifikasi secara jelas agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di masyarakat.

Aulia menambahkan, berbagai satuan dalam tubuh TNI turut dilibatkan dalam proses penyelidikan. Aparat penegak hukum internal TNI saat ini disebut sedang bekerja menggunakan metode yang berlaku di institusi tersebut.

Baca Juga :  Respons Inara Rusli atas Pernikahan Virgoun dengan Lindi Fitriyana

TNI juga mengimbau publik untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan. Nantinya, perkembangan dan hasil proses tersebut akan disampaikan secara resmi kepada media sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat.

Berita Terkait

Kasus Kematian Dedi Putra di Jambi Belum Terungkap, Keluarga Desak Polisi Buka Fakta
Uang Palsu Beredar di Hiang Kerinci, Pedagang Resah Minta Polisi Bertindak
Nenek 80 Tahun Dirampok dan Dianiaya di Tanjabtim, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Oknum Wartawan di Mojokerto Ditangkap Polisi saat Diduga Memeras Pengacara
KPK Ungkap Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, Bupati Pasang Target Setoran hingga Rp750 Juta
Yusril Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus, Sebut Serangan terhadap Demokrasi
Bocah di Kerinci Jadi Korban Dugaan Pencurian Anting di Pasar Hiang, Telinga Sobek dan Berdarah
Mahasiswa di Kerinci Ditangkap Polisi Usai Curi Motor di Gudang Rumah Warga Semurup

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:00 WIB

Kasus Kematian Dedi Putra di Jambi Belum Terungkap, Keluarga Desak Polisi Buka Fakta

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:33 WIB

Uang Palsu Beredar di Hiang Kerinci, Pedagang Resah Minta Polisi Bertindak

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:00 WIB

Nenek 80 Tahun Dirampok dan Dianiaya di Tanjabtim, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:00 WIB

TNI Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Janji Transparan

Senin, 16 Maret 2026 - 15:00 WIB

Oknum Wartawan di Mojokerto Ditangkap Polisi saat Diduga Memeras Pengacara

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisniss

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan

Kamis, 2 Apr 2026 - 13:00 WIB