Sidang Paripurna DPR, Puan Soroti Peran Indonesia di Dewan Perdamaian Terkait Gaza

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menggelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. Rapat dipimpin oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Dalam pidato penutupan, Puan menyoroti dinamika global yang semakin kompleks, termasuk meningkatnya ketegangan internasional, konflik bersenjata, serta eskalasi perang dagang yang berdampak pada rantai pasok dan pertumbuhan ekonomi dunia. Ia menegaskan bahwa kondisi global yang saling terhubung menuntut Indonesia untuk memperkuat daya tahan dan daya saing nasional agar memiliki posisi tawar yang kuat.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas hidup masyarakat dan keadilan sosial. Ia menekankan pentingnya diplomasi yang efektif dan berorientasi pada solusi damai dalam menghadapi tantangan global.

Baca Juga :  Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Emas Dunia

Puan juga menyinggung keterlibatan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace, badan pengawas multilateral yang dibentuk pada 15 Januari 2026 untuk mengawal pelaksanaan Rencana Perdamaian Gaza serta implementasi Resolusi 2803 Dewan Keamanan PBB. Ia meminta pemerintah mengoptimalkan posisi strategis Indonesia, termasuk sebagai Presiden Dewan HAM PBB, untuk berkontribusi nyata dalam penyelesaian krisis kemanusiaan di Gaza dan mendorong kemerdekaan Palestina.

Ia menegaskan bahwa kepemimpinan Indonesia di forum internasional harus tetap berlandaskan politik luar negeri bebas dan aktif serta menjunjung prinsip kesetaraan kedaulatan negara sebagaimana diamanatkan dalam Piagam PBB dan Pembukaan UUD 1945.

Dalam masa persidangan ini, DPR juga memperkuat diplomasi parlemen melalui pertemuan bilateral dengan delegasi parlemen dari berbagai negara sahabat guna membangun dialog dan kerja sama atas isu-isu global.

Baca Juga :  DPR Sepakati RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Jadi Usul Inisiatif, Siap Dibawa ke Paripurna

Di bidang ekonomi, DPR berkomitmen mengawal kebijakan penguatan industri nasional, ketahanan pangan dan energi, pengembangan UMKM, serta perlindungan tenaga kerja. Sementara di bidang sosial dan budaya, peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta perlindungan kelompok rentan tetap menjadi prioritas.

Pada sektor politik, DPR menegaskan komitmen terhadap demokrasi, supremasi hukum, dan hak asasi manusia melalui regulasi yang memiliki legitimasi sosial yang kuat.

Puan menutup pidatonya dengan menegaskan bahwa DPR akan terus memastikan kehadiran Indonesia dalam ekosistem global menjadi peluang untuk memperkuat kedaulatan, kesejahteraan, dan martabat bangsa.

Berita Terkait

PPP Jambi Gelar Muscab Serentak, Perkuat Struktur Hadapi Pemilu 2029
Presiden Pastikan Demokrasi Sehat, Kritik Tidak Boleh Dibungkam
Trump Tunda Serangan ke Pembangkit Iran, Klaim Negosiasi Berjalan Positif
Prabowo Tegaskan Program MBG Tetap Jalan Meski Dunia Dilanda Krisis
Kim Jong Un Kembali Terpilih sebagai Presiden Korea Utara, Dinilai Sekadar Formalitas Politik
Vietnam Waspada Krisis Energi, Minta Bantuan Jepang dan Korea Selatan di Tengah Dampak Perang Timur Tengah
Anutin Charnvirakul Kembali Jadi PM Thailand, Usung Nasionalisme dan Stabilitas Ekonomi
Iran Andalkan Drone dan Ranjau Laut, Ancaman Penutupan Selat Hormuz Bisa Berlangsung Berbulan-bulan

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 07:03 WIB

PPP Jambi Gelar Muscab Serentak, Perkuat Struktur Hadapi Pemilu 2029

Jumat, 27 Maret 2026 - 21:00 WIB

Presiden Pastikan Demokrasi Sehat, Kritik Tidak Boleh Dibungkam

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:00 WIB

Trump Tunda Serangan ke Pembangkit Iran, Klaim Negosiasi Berjalan Positif

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:00 WIB

Prabowo Tegaskan Program MBG Tetap Jalan Meski Dunia Dilanda Krisis

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:35 WIB

Kim Jong Un Kembali Terpilih sebagai Presiden Korea Utara, Dinilai Sekadar Formalitas Politik

Berita Terbaru