Trump Tunda Serangan ke Pembangkit Iran, Klaim Negosiasi Berjalan Positif

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memutuskan menunda rencana serangan terhadap fasilitas pembangkit listrik Iran setelah menerima permintaan dari pemerintah Teheran.

Dilaporkan Al Jazeera pada Jumat (27/3/2026), keputusan tersebut diambil seiring dengan berlangsungnya proses negosiasi antara Washington dan Teheran yang diklaim menunjukkan perkembangan positif.

Trump menyebut penundaan dilakukan selama 10 hari, dengan batas waktu baru hingga Senin, 6 April 2026 pukul 20.00 waktu setempat. Pernyataan itu disampaikan melalui akun media sosial pribadinya di Truth Social.

Baca Juga :  OJK Bidik 75 Persen Perusahaan Tercatat Penuhi Ketentuan Free Float 15 Persen pada Tahun Awal

Dalam keterangannya, Trump menegaskan bahwa keputusan ini merupakan respons atas permintaan langsung dari pemerintah Iran, sekaligus memberi ruang bagi proses diplomasi yang tengah berlangsung.

Ia juga membantah berbagai laporan yang menyebut negosiasi tidak berjalan baik. Menurutnya, pembicaraan antara kedua negara justru menunjukkan kemajuan signifikan.

Sebelumnya, Trump sempat memberikan ultimatum kepada Iran untuk membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz dalam waktu 48 jam atau menghadapi serangan militer yang menargetkan infrastruktur energi.

Baca Juga :  Iran Andalkan Drone dan Ranjau Laut, Ancaman Penutupan Selat Hormuz Bisa Berlangsung Berbulan-bulan

Namun, tenggat tersebut kemudian diperpanjang selama lima hari, sebelum akhirnya kembali ditunda demi memberi kesempatan lanjutan bagi proses perundingan.

Langkah ini dinilai sebagai sinyal meredanya ketegangan sementara antara kedua negara, meski situasi geopolitik di kawasan masih tetap dinamis.

Berita Terkait

Ribuan Mahasiswa Semarang Gelar Aksi “Reformasi Jilid II”, Sampaikan Lima Tuntutan Rakyat
Ketua Komisi III DPR Usul Larangan Afiliasi Ormas bagi Anggota Polri Masuk RUU Polri
Harta Kekayaan Prabowo Tembus Rp 2 Triliun, Ini Deretan Mobil di Garasinya
PDIP Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, Yusril Tegaskan Pemerintah Bersikap Pasif
Kontroversi Pernyataan Amien Rais soal Kedekatan Prabowo dan Teddy, Picu Polemik Publik
Partai Ummat Tegaskan Pernyataan Amien Rais Bersifat Pribadi, Relawan Prabowo Siap Tempuh Jalur Hukum
Riset Ungkap Raja Eropa Lebih Dipercaya Dibanding Pemimpin Politik
Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru, Sempat Berbincang Hangat dengan Rocky Gerung dan Syahganda

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:00 WIB

Ribuan Mahasiswa Semarang Gelar Aksi “Reformasi Jilid II”, Sampaikan Lima Tuntutan Rakyat

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:00 WIB

Ketua Komisi III DPR Usul Larangan Afiliasi Ormas bagi Anggota Polri Masuk RUU Polri

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:00 WIB

Harta Kekayaan Prabowo Tembus Rp 2 Triliun, Ini Deretan Mobil di Garasinya

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:00 WIB

PDIP Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, Yusril Tegaskan Pemerintah Bersikap Pasif

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kontroversi Pernyataan Amien Rais soal Kedekatan Prabowo dan Teddy, Picu Polemik Publik

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB