Selat Hormuz Dibuka Saat Gencatan Senjata, AS Tetap Berlakukan Blokade terhadap Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com – Ketegangan di kawasan Teluk kembali memanas meski gencatan senjata tengah berlangsung. Pemerintah Iran menyatakan Selat Hormuz tetap terbuka untuk pelayaran internasional, namun di sisi lain Amerika Serikat tetap menjalankan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa jalur pelayaran melalui Selat Hormuz dibuka sepenuhnya selama masa gencatan senjata berlangsung. Ia menyebut kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh kapal komersial dengan rute yang telah dikoordinasikan oleh otoritas maritim Iran.

Pernyataan ini disambut oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyebut pembukaan jalur tersebut sebagai langkah positif. Meski demikian, Trump menegaskan bahwa blokade laut terhadap Iran tetap diberlakukan hingga seluruh proses negosiasi antara kedua negara selesai.

Langkah militer AS sendiri telah dimulai sejak pertengahan April, ketika Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menjalankan operasi blokade terhadap pelabuhan Iran. Operasi ini bertujuan membatasi akses keluar-masuk kapal dari wilayah Iran di Teluk Persia dan Laut Oman.

Baca Juga :  Serangan Rudal Iran Guncang Tel Aviv, Ledakan Terdengar di Sejumlah Wilayah

Dalam kebijakan tersebut, kapal yang melintas tanpa izin berisiko dicegat, dialihkan, bahkan ditahan. Namun, kapal yang membawa kebutuhan kemanusiaan seperti makanan dan obat-obatan tetap diperbolehkan melintas setelah melalui pemeriksaan ketat.

Secara militer, Amerika Serikat juga meningkatkan kehadirannya di kawasan dengan menempatkan kapal induk USS Abraham Lincoln di Teluk Oman serta didukung kapal perusak berpeluru kendali. Langkah ini disebut sebagai upaya menjaga stabilitas dan keamanan jalur pelayaran internasional.

Sebelumnya, ancaman blokade disampaikan langsung oleh Trump setelah perundingan damai antara AS dan Iran mengalami kebuntuan. Ia menegaskan tidak akan memberikan akses aman bagi kapal yang dianggap terlibat dalam transaksi ilegal dengan Iran.

Baca Juga :  Kapal Induk Terbesar AS Bergerak ke Mediterania, Ketegangan dengan Iran Kian Memanas

Di sisi lain, pemerintah China mengkritik langkah AS tersebut. Beijing menilai blokade itu berpotensi memperburuk situasi dan mengganggu stabilitas kawasan, termasuk mengancam keselamatan pelayaran di Selat Hormuz.

China juga menekankan pentingnya penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan mendesak semua pihak untuk menjaga komitmen gencatan senjata serta mengembalikan aktivitas pelayaran normal secepatnya.

Sementara itu, Iran menilai kebijakan AS sebagai bentuk tekanan sepihak yang justru menghambat proses perdamaian. Teheran mengklaim bahwa kesepakatan damai sebenarnya hampir tercapai sebelum munculnya ancaman blokade.

Ketegangan ini menunjukkan bahwa meskipun Selat Hormuz dibuka, situasi di kawasan masih jauh dari stabil dan berpotensi berdampak luas terhadap perdagangan global, terutama distribusi energi dunia.

Berita Terkait

Bupati Kerinci Rotasi Puluhan ASN, Dorong Percepatan Reformasi Birokrasi
Pemprov Jambi Buka Lelang 5 Jabatan Strategis April 2026, Ini Daftar dan Jadwal Lengkapnya
NasDem Tanggapi Isu Fusi dengan Gerindra
Para Ilmuwan terkejut Temukan Lele Raksasa 293 Kg
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tembus 75 Persen
Dua Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Iran Terapkan Protokol Ketat
Negosiasi AS–Iran di Pakistan Buntu, Kedua Pihak Saling Tuding Soal Nuklir dan Syarat Perdamaian
Guterres Desak AS dan Iran Berunding dengan Iktikad Baik demi Perdamaian Langgeng

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 09:42 WIB

Selat Hormuz Dibuka Saat Gencatan Senjata, AS Tetap Berlakukan Blokade terhadap Iran

Jumat, 17 April 2026 - 23:00 WIB

Bupati Kerinci Rotasi Puluhan ASN, Dorong Percepatan Reformasi Birokrasi

Kamis, 16 April 2026 - 11:00 WIB

Pemprov Jambi Buka Lelang 5 Jabatan Strategis April 2026, Ini Daftar dan Jadwal Lengkapnya

Senin, 13 April 2026 - 21:00 WIB

NasDem Tanggapi Isu Fusi dengan Gerindra

Senin, 13 April 2026 - 17:00 WIB

Para Ilmuwan terkejut Temukan Lele Raksasa 293 Kg

Berita Terbaru