Pendaki Remaja Tewas di Jalur Rinjani, Evakuasi SAR Berlangsung Dramatis

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok, Pribhumi.com  — Tim SAR gabungan harus berpacu dengan waktu saat mengevakuasi seorang pendaki muda yang tewas setelah terjatuh di jalur pendakian Aik Berik, Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Insiden tragis itu terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 22.48 WITA.

Korban diketahui bernama Ilmi Cahyadi (17), warga Dusun Lingkok Kudung, Desa Seteling, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah. Setelah berhasil dibawa turun dari lokasi kejadian, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

Menurut Koordinator Lapangan Tim Rescue SAR Mataram, I Gde Eka Suarjana, laporan mengenai adanya pendaki yang terjatuh diterima dari pihak Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) pada Rabu pagi. Informasi awal menyebut korban berangkat bersama rombongan melalui jalur Seteling pada Minggu (7/12) pukul 06.00 WITA. Keesokan harinya, saat tiba di kawasan Gunung Kondo sekitar pukul 09.00 WITA, salah satu rekannya melihat korban terpeleset dan jatuh ke jurang.

Baca Juga :  Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana PI WK OSES

Sebelum tim SAR tiba, keluarga dan warga setempat terlebih dahulu melakukan upaya evakuasi mandiri. Setelah mendapat kabar resmi, tim gabungan diberangkatkan dengan membawa perlengkapan lengkap mulai dari peralatan mountaineering, komunikasi, drone thermal, peralatan medis, hingga dukungan teknis lainnya. Operasi ini turut melibatkan unsur TNI, Polri, Polhut, TNGR, Unit SAR Lombok Timur, keluarga korban, dan warga lokal.

Baca Juga :  Polda Jambi Bongkar Penyelewengan BBM Subsidi di Bungo, Kerugian Negara Ditaksir Ratusan Miliar

Sekitar pukul 13.30 WITA, Tim SAR menerima informasi bahwa korban telah berhasil dievakuasi dari titik jatuh ke jalur yang lebih aman, sehingga proses penurunan dapat dilakukan secara estafet. Medan terjal, jarak pandang terbatas, serta kondisi cuaca membuat proses penyelamatan berlangsung lebih lama dari perkiraan.

Meski demikian, tim akhirnya berhasil membawa korban hingga ke pintu masuk jalur Aik Berik pada Rabu malam.
Suarjana menegaskan pentingnya kewaspadaan bagi setiap pendaki, khususnya di jalur dengan kontur ekstrem seperti Rinjani, agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Berita Terkait

Hafiful Hadi Sunliensyar, Akademisi Muda Kerinci yang Gigih Meneliti Manuskrip dan Warisan Budaya Nusantara
Safwandi, Tokoh Adat dan Media Lokal yang Konsisten Jaga Identitas Budaya Kerinci
Penyelundupan 375 Gram Emas Ilegal Digagalkan di Bandara Sultan Thaha Jambi
Warga Muaro Jambi Gagal Umrah Diduga Tertipu Travel
Calon Haji Asal Kerinci Tunda Berangkat ke Tanah Suci karena Sakit
PLN Sungai Penuh Jadwalkan Pemadaman Listrik di Kerinci, Berikut Daftar Wilayah Terdampak
BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jambi Diguyur Hujan Ringan pada 11 Mei 2026
Tiga Pendaki Tewas Akibat Erupsi Gunung Dukono, Lima Lainnya Luka-Luka

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:51 WIB

Hafiful Hadi Sunliensyar, Akademisi Muda Kerinci yang Gigih Meneliti Manuskrip dan Warisan Budaya Nusantara

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:21 WIB

Safwandi, Tokoh Adat dan Media Lokal yang Konsisten Jaga Identitas Budaya Kerinci

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:00 WIB

Penyelundupan 375 Gram Emas Ilegal Digagalkan di Bandara Sultan Thaha Jambi

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:00 WIB

Warga Muaro Jambi Gagal Umrah Diduga Tertipu Travel

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:00 WIB

Calon Haji Asal Kerinci Tunda Berangkat ke Tanah Suci karena Sakit

Berita Terbaru

Kesehatan

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

Infotainment

Aktris China Qi Wei Jadi Sorotan di Cannes 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00 WIB