Tiga Pendaki Tewas Akibat Erupsi Gunung Dukono, Lima Lainnya Luka-Luka

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com – Jumlah korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, bertambah menjadi tiga orang. Selain itu, lima pendaki lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat letusan gunung api tersebut.

Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu membenarkan adanya penambahan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dari tiga korban meninggal dunia, dua di antaranya merupakan warga negara Singapura, sedangkan satu korban lainnya merupakan warga asal Jayapura.

Meski demikian, pihak kepolisian belum mengungkap identitas lengkap para korban. Saat ini proses evakuasi dan pendataan korban masih terus dilakukan oleh petugas gabungan di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Jejak Perjuangan R.A. Kartini: Dari Pingitan hingga Pelopor Emansipasi Perempuan

Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa sedikitnya lima pendaki mengalami luka-luka akibat erupsi yang terjadi pada Jumat pagi. Para korban kini tengah mendapatkan penanganan dari tim penyelamat.

Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Basarnas dikerahkan untuk melakukan proses evakuasi terhadap para pendaki yang berada di kawasan Gunung Dukono saat erupsi terjadi.

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Dukono mengalami erupsi pada Jumat, 8 Mei 2026 sekitar pukul 07.41 WIT. Letusan tersebut memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 10 ribu meter di atas puncak gunung.

Baca Juga :  Senne Lammens Utamakan Efektivitas

PVMBG juga melaporkan warna kolom abu tampak kelabu hingga hitam pekat dengan intensitas tebal. Selain itu, erupsi disertai suara dentuman mulai dari lemah hingga cukup kuat.

Hingga kini, Gunung Dukono masih berstatus waspada dan masyarakat diminta tetap mematuhi rekomendasi dari pihak berwenang demi keselamatan.

Berita Terkait

Jejak Pengabdian di Kerinci Berakhir, Langkah AKP Very Prasetyawan Berlanjut ke Tebo
HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi
Bupati di Wilayah Barat Jambi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Pemalsuan Akta
Viral di Pengadilan Sungai Penuh: Terdakwa Kasus Asusila Anak Minta Tes DNA
Akses Jalan Menuju Gunung Kerinci Disorot, Warga Minta Pemerintah Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Wisata
Dugaan Pungutan dalam Rekrutmen SPPG di Kerinci Tengah Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Transparansi
10 Kuliner Legendaris Khas Jambi yang Wajib Dicoba
Indra Hilang Diduga Tenggelam Saat Memancing di Sungai Batanghari Jambi

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Jejak Pengabdian di Kerinci Berakhir, Langkah AKP Very Prasetyawan Berlanjut ke Tebo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:03 WIB

HBA Tutup Mubes I Debalang Negeri, Tekankan Penguatan Adat dan Marwah Negeri Jambi

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:02 WIB

Bupati di Wilayah Barat Jambi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Pemalsuan Akta

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:23 WIB

Viral di Pengadilan Sungai Penuh: Terdakwa Kasus Asusila Anak Minta Tes DNA

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:04 WIB

Akses Jalan Menuju Gunung Kerinci Disorot, Warga Minta Pemerintah Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Wisata

Berita Terbaru