Pemprov Jawa Tengah Beri Tali Asih Rp4,9 Miliar untuk Atlet dan Pelatih Berprestasi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan penghargaan berupa tali asih kepada para atlet dan pelatih yang berhasil meraih prestasi di berbagai ajang olahraga nasional maupun internasional sepanjang tahun 2025. Total dana apresiasi yang diberikan mencapai Rp4.927.750.000.

Penghargaan tersebut diberikan kepada atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu yang mewakili Jawa Tengah dalam sejumlah kompetisi, di antaranya Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XIX di Semarang, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII, Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI di Jakarta, serta ajang Sea Games 2025 di Thailand.

Rinciannya, tali asih untuk atlet dan pelatih yang berprestasi pada ajang Pomnas, Popnas, dan Peparpenas mencapai Rp2.446.500.000. Sementara penghargaan bagi atlet dan pelatih yang berprestasi di Sea Games Thailand mencapai Rp2.481.250.000.

Secara simbolis, penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kepada perwakilan atlet dalam acara yang digelar di Aula Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah.

Ahmad Luthfi mengatakan, pemberian tali asih ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas kerja keras dan dedikasi para atlet serta pelatih dalam mengharumkan nama Jawa Tengah di berbagai ajang olahraga.

Baca Juga :  Hamas Nyatakan Siap Lepas Kendali Gaza, Pemerintahan Akan Dialihkan ke Tim Teknokrat

“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada para atlet dan pelatih yang telah berjuang membawa prestasi bagi daerah,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, keberhasilan para atlet tidak diraih secara instan. Prestasi tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui dengan kesabaran, disiplin, ketekunan, dan kerja keras dalam latihan.

Ia menegaskan bahwa para atlet merupakan duta daerah yang mampu membawa nama baik Jawa Tengah di tingkat nasional maupun internasional.

Karena itu, Luthfi mendorong para atlet dan pelatih untuk terus meningkatkan prestasi di masa mendatang. Semangat tersebut penting seiring dengan upaya pemerintah daerah yang tengah gencar membangun berbagai sektor, termasuk pengembangan olahraga.

Pemprov Jawa Tengah juga terus memperkuat pembinaan atlet muda melalui berbagai program, salah satunya dengan menghadirkan Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) yang berpusat di kawasan GOR Jatidiri, Semarang.

Sementara itu, atlet pencak silat peraih medali emas pada Sea Games 2025 Thailand, Safira Dwi Meilani, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah kepada para atlet.

Baca Juga :  Arus Balik Nataru Menguat, Penyeberangan Sumatera–Jawa Dipadati Bus dan Truk Logistik

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi atlet untuk terus meningkatkan prestasi.

“Ini bukan pertama kali saya menerima apresiasi dari Pemprov Jawa Tengah. Terima kasih atas perhatian kepada para atlet agar terus berprestasi,” katanya.

Safira juga menilai program pembinaan yang dijalankan pemerintah daerah sangat membantu perkembangan atlet. Ia merasakan manfaatnya saat mengikuti pemusatan latihan daerah (pelatda) pencak silat yang kemudian menjadi bekal untuk melangkah ke tingkat pelatnas.

Berkat pembinaan tersebut, Safira berhasil mempertahankan medali emas cabang olahraga pencak silat dalam dua edisi Sea Games.

Hal senada disampaikan atlet paraatletik peraih medali emas pada ajang Peparpenas 2025, Afif Abdul Rouf. Ia mengaku bangga bisa menyumbangkan medali untuk Jawa Tengah dalam kesempatan pertamanya mengikuti kompetisi tersebut.

“Saya sangat senang bisa meraih medali emas untuk Jawa Tengah. Terima kasih atas perhatian dari pemerintah provinsi,” ujarnya.

 

Berita Terkait

Dua Warga Brebes Tewas di Atap Masjid, Polisi Ungkap Penyebab Tersetrum Kabel Listrik
Eks Narapidana Pilih Kembali Bekerja di Nusakambangan karena Peluang Usaha
KPK Dalami Dugaan Setoran Pengisian Perangkat Desa
Penyelidikan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Jepara Berlanjut, Polisi Telah Terima Hasil Visum
Rumah Suami Anggota DPRD Jateng Ditembak OTK, Polisi Selidiki Dugaan Teror
Utang Judi Online Jadi Motif Perampokan Brutal di Boyolali, Anak Korban Tewas
Sejoli Bonceng Bayi Sambil Merokok di Jalan Raya, Emosi Dipicu Rokok Disiram Air
Pemotor Meninggal Dunia Usai Adu Banteng dengan Truk di Gamping Sleman

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:26 WIB

Dua Warga Brebes Tewas di Atap Masjid, Polisi Ungkap Penyebab Tersetrum Kabel Listrik

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:00 WIB

Pemprov Jawa Tengah Beri Tali Asih Rp4,9 Miliar untuk Atlet dan Pelatih Berprestasi

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:00 WIB

Eks Narapidana Pilih Kembali Bekerja di Nusakambangan karena Peluang Usaha

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:00 WIB

KPK Dalami Dugaan Setoran Pengisian Perangkat Desa

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:00 WIB

Penyelidikan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Jepara Berlanjut, Polisi Telah Terima Hasil Visum

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

Makna dan Manfaat Kemenyan: Dari Tradisi Kerinci hingga Khasiat Kesehatan

Kamis, 2 Apr 2026 - 23:59 WIB