Jakarta, Pribhumi.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan penghargaan berupa tali asih kepada para atlet dan pelatih yang berhasil meraih prestasi di berbagai ajang olahraga nasional maupun internasional sepanjang tahun 2025. Total dana apresiasi yang diberikan mencapai Rp4.927.750.000.
Penghargaan tersebut diberikan kepada atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu yang mewakili Jawa Tengah dalam sejumlah kompetisi, di antaranya Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XIX di Semarang, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII, Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI di Jakarta, serta ajang Sea Games 2025 di Thailand.
Rinciannya, tali asih untuk atlet dan pelatih yang berprestasi pada ajang Pomnas, Popnas, dan Peparpenas mencapai Rp2.446.500.000. Sementara penghargaan bagi atlet dan pelatih yang berprestasi di Sea Games Thailand mencapai Rp2.481.250.000.
Secara simbolis, penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kepada perwakilan atlet dalam acara yang digelar di Aula Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah.
Ahmad Luthfi mengatakan, pemberian tali asih ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas kerja keras dan dedikasi para atlet serta pelatih dalam mengharumkan nama Jawa Tengah di berbagai ajang olahraga.
“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada para atlet dan pelatih yang telah berjuang membawa prestasi bagi daerah,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, keberhasilan para atlet tidak diraih secara instan. Prestasi tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui dengan kesabaran, disiplin, ketekunan, dan kerja keras dalam latihan.
Ia menegaskan bahwa para atlet merupakan duta daerah yang mampu membawa nama baik Jawa Tengah di tingkat nasional maupun internasional.
Karena itu, Luthfi mendorong para atlet dan pelatih untuk terus meningkatkan prestasi di masa mendatang. Semangat tersebut penting seiring dengan upaya pemerintah daerah yang tengah gencar membangun berbagai sektor, termasuk pengembangan olahraga.
Pemprov Jawa Tengah juga terus memperkuat pembinaan atlet muda melalui berbagai program, salah satunya dengan menghadirkan Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) yang berpusat di kawasan GOR Jatidiri, Semarang.
Sementara itu, atlet pencak silat peraih medali emas pada Sea Games 2025 Thailand, Safira Dwi Meilani, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah kepada para atlet.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi atlet untuk terus meningkatkan prestasi.
“Ini bukan pertama kali saya menerima apresiasi dari Pemprov Jawa Tengah. Terima kasih atas perhatian kepada para atlet agar terus berprestasi,” katanya.
Safira juga menilai program pembinaan yang dijalankan pemerintah daerah sangat membantu perkembangan atlet. Ia merasakan manfaatnya saat mengikuti pemusatan latihan daerah (pelatda) pencak silat yang kemudian menjadi bekal untuk melangkah ke tingkat pelatnas.
Berkat pembinaan tersebut, Safira berhasil mempertahankan medali emas cabang olahraga pencak silat dalam dua edisi Sea Games.
Hal senada disampaikan atlet paraatletik peraih medali emas pada ajang Peparpenas 2025, Afif Abdul Rouf. Ia mengaku bangga bisa menyumbangkan medali untuk Jawa Tengah dalam kesempatan pertamanya mengikuti kompetisi tersebut.
“Saya sangat senang bisa meraih medali emas untuk Jawa Tengah. Terima kasih atas perhatian dari pemerintah provinsi,” ujarnya.











