Pemerintah Siapkan Rp335 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis 2026, Airlangga: Dorong Ekonomi hingga 7 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com — Pemerintah menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat sekaligus penguatan ekonomi nasional melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk tahun 2026, anggaran sebesar Rp335 triliun telah disiapkan dan sepenuhnya ditopang oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kepastian pendanaan dari APBN membuat program MBG memiliki jaminan keberlanjutan serta pelaksanaan yang terukur. Program ini dirancang sebagai agenda nasional jangka panjang yang menyasar puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

“Pendanaan program ini dijamin APBN. Tahun 2026 pemerintah mengalokasikan Rp335 triliun, sehingga pelaksanaannya aman dan berkelanjutan,” ujar Airlangga saat menghadiri kegiatan Road to Jakarta Food Security Summit (JFSS) di Jakarta.

Anggaran tersebut ditujukan untuk menjangkau sekitar 82 juta penerima manfaat, sekaligus menggerakkan ekonomi daerah melalui operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Skema pembayaran SPPG yang dilakukan di awal dinilai mampu memperkuat arus kas pelaksana, mempercepat perputaran modal, serta meningkatkan minat investasi lokal.

Baca Juga :  Menkeu Purbaya Minta Maaf ngomong tuntutan 17+8 suara sebagian kecil rakyat

Menurut Airlangga, model bisnis SPPG memberikan kepastian usaha karena proses produksi dilakukan setelah pembayaran diterima. Hal ini mendorong pengembangan unit dapur baru dan memperluas jaringan pelayanan gizi di berbagai daerah.

Ia mencontohkan daerah Lamongan, di mana masyarakat secara gotong royong terlibat dalam pembangunan dan pengelolaan SPPG. Kondisi tersebut mencerminkan efek pengganda ekonomi yang muncul dari implementasi program MBG.

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa dari total anggaran Rp335 triliun, dana yang mengalir ke tingkat akar rumput diperkirakan mencapai hampir Rp80 triliun setiap kuartal. Jumlah tersebut jauh melampaui stimulus pemerintah pada kuartal pertama tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp37 triliun.

Baca Juga :  Jambi Terancam Bencana Ekologis Besar: Walhi Desak Pemerintah Hentikan Kerusakan Hutan

“Aliran dana sebesar itu ke grassroot tentu akan memberikan dorongan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Penyaluran dana langsung ke masyarakat diproyeksikan meningkatkan konsumsi, mendorong aktivitas produksi, serta membuka lapangan kerja baru. Program MBG bahkan diperkirakan mampu menyerap hingga tiga juta tenaga kerja secara nasional.

Dengan potensi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi hingga tujuh persen, Airlangga optimistis program MBG dapat menjadi salah satu motor utama pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional. Bahkan jika hanya terealisasi setengahnya, program ini tetap berpotensi menambah sekitar tiga persen pertumbuhan ekonomi pada 2026.

“Program ini akan menjadi pengungkit penting untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan pemerintah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pejabat Bisa Dipidana Jika Jalan Rusak Sebabkan Kecelakaan
Polri Siapkan Regulasi Khusus Peredaran Whip Pink Usai Kasus Kematian Influencer Lula Lahfah
Kapolres Sleman Akui Kekeliruan, Minta Maaf atas Penetapan Tersangka Hogi Minaya
Aksi Buruh Warnai Balai Kota, Gubernur Tegaskan UMP DKI 2026 Telah Final
Bedong Rapat Disebut Mitos Bantu Bentuk Kaki Bayi, Dokter Ortopedi Anak Ingatkan Risiko Gangguan Panggul
Pemerintah Pusat Siap Bangun Fly Over Padang Luar, Solusi Permanen Atasi Kemacetan Kronis Agam
Memahami Peran Kompolnas: Mitra Presiden, Bukan Pengawas Kepolisian
Pemprov DKI Jamin Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Terdampak Banjir

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:45 WIB

Pejabat Bisa Dipidana Jika Jalan Rusak Sebabkan Kecelakaan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:49 WIB

Polri Siapkan Regulasi Khusus Peredaran Whip Pink Usai Kasus Kematian Influencer Lula Lahfah

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:06 WIB

Kapolres Sleman Akui Kekeliruan, Minta Maaf atas Penetapan Tersangka Hogi Minaya

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:00 WIB

Aksi Buruh Warnai Balai Kota, Gubernur Tegaskan UMP DKI 2026 Telah Final

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:46 WIB

Bedong Rapat Disebut Mitos Bantu Bentuk Kaki Bayi, Dokter Ortopedi Anak Ingatkan Risiko Gangguan Panggul

Berita Terbaru

Nasional

Pejabat Bisa Dipidana Jika Jalan Rusak Sebabkan Kecelakaan

Sabtu, 14 Feb 2026 - 08:45 WIB

Budaya dan Religi

Ramadhan 1447 H Semakin Dekat, Ini Perkiraan Awal Puasa

Jumat, 13 Feb 2026 - 11:28 WIB

Sumbar

Asmadi Hilang Terseret Arus, SAR Tutup Operasi Lapangan

Selasa, 10 Feb 2026 - 17:09 WIB

Sosial

Monadi Soal Danau Kerinci

Selasa, 10 Feb 2026 - 10:39 WIB