Monadi Soal Danau Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, Pribhumi.com — Bupati Kerinci, Monadi, angkat bicara terkait isu penyusutan air Danau Kerinci yang belakangan menjadi perhatian luas masyarakat. Ia menilai persoalan tersebut merupakan hal teknis yang perlu dijelaskan secara resmi oleh instansi yang memiliki kewenangan serta kompetensi dalam pengelolaan sumber daya air.

Menurut Monadi, Balai Wilayah Sungai Sumatera VI (BWSS VI) merupakan pihak yang berwenang memberikan penjelasan ilmiah dan teknis terkait kondisi serta faktor penyebab berkurangnya debit air danau tersebut. Pemerintah daerah, kata dia, tidak ingin menyampaikan informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Penjelasan teknis sebaiknya disampaikan oleh pihak yang memiliki otoritas dan keahlian di bidangnya agar informasi yang diterima masyarakat benar dan tidak menimbulkan persepsi keliru,” ujar Monadi Kepada Media Andalas Group, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga :  Andalas Award 2025: Ajang Apresiasi dan Inspirasi Anak Negeri dari Bhumi Sakti Alam Kerinci hingga Provinsi Jambi

Ia juga mengungkapkan bahwa hingga kini Pemerintah Kabupaten Kerinci belum menerima rekomendasi resmi dari DPRD Kabupaten Kerinci terkait hasil peninjauan lapangan terhadap kondisi Danau Kerinci yang dilakukan beberapa waktu lalu. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan segera menindaklanjuti persoalan tersebut setelah menerima laporan dan rekomendasi dari legislatif serta melakukan koordinasi dengan instansi teknis terkait.

Penyusutan permukaan air Danau Kerinci sendiri mulai menimbulkan kekhawatiran masyarakat di wilayah sekitarnya. Danau yang selama ini menjadi sumber kehidupan warga tidak hanya menopang sektor ekonomi, tetapi juga memiliki nilai budaya yang kuat bagi masyarakat Kerinci.

Menurunnya debit air berdampak langsung terhadap aktivitas nelayan tradisional. Area tangkapan ikan yang semakin menyempit menyebabkan hasil tangkapan berkurang, sehingga mempengaruhi pendapatan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Baca Juga :  Polres Kerinci Respons Cepat Laka Lantas di Koto Iman, Korban Sepakat Selesaikan Secara Kekeluargaan

Di sisi lain, penyusutan air danau juga berpotensi mengganggu ketersediaan air bagi sektor pertanian. Danau Kerinci selama ini menjadi salah satu sumber pengairan utama bagi lahan persawahan dan perkebunan warga di sekitarnya.

Kondisi tersebut turut menimbulkan kekhawatiran terhadap kelestarian ekosistem danau. Jika penyusutan air terus terjadi, dikhawatirkan dapat mempengaruhi habitat ikan serta keseimbangan lingkungan di kawasan Danau Kerinci.

Selain memiliki fungsi ekologis dan ekonomi, Danau Kerinci juga dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kerinci. Penurunan volume air berpotensi mengurangi daya tarik wisata dan berdampak pada pelaku usaha pariwisata lokal.

Masyarakat pun berharap adanya langkah konkret dan sinergi berbagai pihak untuk menjaga kelestarian Danau Kerinci agar tetap menjadi sumber kehidupan serta warisan alam yang dapat dinikmati generasi mendatang.

Berita Terkait

Di Tengah Kabut Asap, Kiswah Tour & Travel Hadir Berbagi Masker untuk Masyarakat
Kabar Duka, Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Dikabarkan Meninggal Dunia
HMI Cabang Kerinci-Sungai Penuh Resmi Tutup LK II Tingkat Nasional, Tekankan Penguatan Kepemimpinan Kader
Bawa Nama Kerinci, Randi Vitora Raih Gelar Pemuda Pelopor Provinsi Jambi 2026
Bupati Monadi Resmi Buka Rakercab III HIPMI Kerinci, Pengusaha Muda Didorong Perkuat Ekonomi Lokal
Peduli Sesama, PT Tren Gen Horizon Gelar Aksi Berbagi di Masjid Raya Sungai Penuh
Anggota DPR RI Fraksi PAN A Bakri Meninggal Dunia, Zulhas: Semoga Husnul Khotimah
Mari Ulurkan Tangan: Muhammad Farlan, Remaja 17 Tahun di Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Di Tengah Kabut Asap, Kiswah Tour & Travel Hadir Berbagi Masker untuk Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Kabar Duka, Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Dikabarkan Meninggal Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:11 WIB

HMI Cabang Kerinci-Sungai Penuh Resmi Tutup LK II Tingkat Nasional, Tekankan Penguatan Kepemimpinan Kader

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Bawa Nama Kerinci, Randi Vitora Raih Gelar Pemuda Pelopor Provinsi Jambi 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:25 WIB

Bupati Monadi Resmi Buka Rakercab III HIPMI Kerinci, Pengusaha Muda Didorong Perkuat Ekonomi Lokal

Berita Terbaru

Sungai Penuh

Pelantikan Pimpinan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh 2026–2030

Senin, 26 Okt 2026 - 16:40 WIB