KERINCI, Pribhumi.com – Warga Desa Tambak Tinggi dan Sekungkung diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul laporan adanya seekor anjing liar yang diduga terjangkit rabies berkeliaran di wilayah tersebut dan telah menyerang sejumlah warga.
Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan bahwa anjing tersebut terakhir terlihat di wilayah RT 02 Desa Tambak Tinggi. Hewan itu dilaporkan memiliki ciri-ciri berbulu putih dan menggunakan kalung berupa tali sapi.
Menurut keterangan warga, anjing tersebut menyerang secara tiba-tiba dan berulang kali terhadap target yang ditemuinya. Bahkan, pada malam sebelumnya dilaporkan seorang perempuan dan seorang anak menjadi korban gigitan hewan tersebut.
Sebelumnya, sejumlah kasus serupa juga disebut terjadi di beberapa desa lain, seperti Koto Tuo dan Semumu. Kini, anjing tersebut dilaporkan berpindah ke wilayah Sekungkung dan Tambak Tinggi sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Warga diminta untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama mengawasi anak-anak yang bermain di lingkungan sekitar. Selain itu, pemilik hewan peliharaan juga diimbau untuk sementara waktu mengikat atau mengandangkan anjing peliharaannya guna menghindari kontak langsung dengan anjing yang diduga terjangkit rabies.
Masyarakat juga diminta untuk tidak memberi makan, mendekati, atau mencoba menangkap anjing tersebut tanpa bantuan petugas yang berwenang. Jika menemukan keberadaan anjing dengan ciri-ciri yang dimaksud, warga diharapkan segera melaporkan kepada pihak terkait agar dapat dilakukan tindakan penanganan.
Pihak warga setempat diketahui telah berkoordinasi dengan Puskesmas guna menindaklanjuti kejadian tersebut dan mengantisipasi potensi penyebaran rabies di wilayah sekitar.
Warga yang mengetahui keberadaan anjing tersebut diharapkan segera menyampaikan informasi kepada pihak yang berwenang agar penanganan dapat dilakukan secepatnya demi menjaga keselamatan masyarakat.






