Iran Balas Serangan AS–Israel, Pangkalan Militer di Qatar Jadi Sasaran

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com — Situasi di Timur Tengah kembali memanas setelah militer Iran melancarkan serangan balasan menyusul gempuran rudal yang sebelumnya dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat ke wilayahnya.

Salah satu serangan terbaru Iran dilaporkan terjadi di Doha, Qatar, pada Sabtu malam (28/2) waktu setempat. Serangan tersebut menargetkan pangkalan militer Al Udeid, fasilitas strategis milik AS yang terletak di dekat ibu kota Qatar.

Seorang diplomat mengungkapkan kepada Agence France-Presse bahwa serangan itu melibatkan 44 rudal dan delapan drone. Akibatnya, sistem radar di pangkalan tersebut dilaporkan mengalami kerusakan. Delapan orang disebut mengalami luka-luka, dengan satu korban berada dalam kondisi kritis.

Baca Juga :  Swiss Negara Paling Malas di Dunia? Fakta Ini Justru Membantahnya

Sementara itu, ketegangan juga terasa di wilayah Israel. Media lokal melaporkan sejumlah ledakan keras terdengar di berbagai kota. Channel 12 Israel menyebut sirene peringatan berbunyi di Tel Aviv setelah sebuah rudal dilaporkan jatuh di kawasan tersebut, sebagaimana diberitakan oleh harian Israel Hayom.

Serangan ini terjadi setelah Israel dan AS lebih dulu meluncurkan serangan ke Iran pada Sabtu pagi waktu Teheran. Sebagai respons, Iran menargetkan sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga :  IRGC Ancam Serangan Balasan Terbesar Usai Wafatnya Ali Khamenei

Di tengah eskalasi konflik, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sempat mengklaim bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei tewas dalam serangan di Teheran. Namun, pihak Iran membantah keras pernyataan tersebut dan menegaskan bahwa Khamenei masih hidup.

Perkembangan ini semakin memperdalam ketegangan geopolitik di kawasan, dengan potensi eskalasi yang masih terus menjadi perhatian dunia internasional.

 

Berita Terkait

Jepang Perkenalkan Istilah “Kokushobi” untuk Hari Panas Ekstrem di Atas 40 Derajat Celsius
Selat Hormuz Dibuka Saat Gencatan Senjata, AS Tetap Berlakukan Blokade terhadap Iran
Para Ilmuwan terkejut Temukan Lele Raksasa 293 Kg
Negosiasi AS–Iran di Pakistan Buntu, Kedua Pihak Saling Tuding Soal Nuklir dan Syarat Perdamaian
Guterres Desak AS dan Iran Berunding dengan Iktikad Baik demi Perdamaian Langgeng
Perundingan Iran–AS di Islamabad Diprediksi Dimulai, Tegangan Timur Tengah Jadi Sorotan
AS Pilih Pakistan Jadi Mediator dengan Iran, Ini Alasan di Baliknya
Trump Desak Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon, Ketegangan Iran–Israel Picu Penutupan Selat Hormuz

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 23:00 WIB

Jepang Perkenalkan Istilah “Kokushobi” untuk Hari Panas Ekstrem di Atas 40 Derajat Celsius

Sabtu, 18 April 2026 - 09:42 WIB

Selat Hormuz Dibuka Saat Gencatan Senjata, AS Tetap Berlakukan Blokade terhadap Iran

Senin, 13 April 2026 - 17:00 WIB

Para Ilmuwan terkejut Temukan Lele Raksasa 293 Kg

Senin, 13 April 2026 - 08:42 WIB

Negosiasi AS–Iran di Pakistan Buntu, Kedua Pihak Saling Tuding Soal Nuklir dan Syarat Perdamaian

Minggu, 12 April 2026 - 13:00 WIB

Guterres Desak AS dan Iran Berunding dengan Iktikad Baik demi Perdamaian Langgeng

Berita Terbaru