Jambi, Pribhumi.com – Dalam ajaran Islam, umat muslim wajib mengimani sifat-sifat wajib Allah SWT. Salah satu dari 20 sifat wajib tersebut adalah iradat yang berarti berkehendak. Sifat ini menunjukkan bahwa Allah SWT memiliki kehendak mutlak atas segala sesuatu tanpa ada yang mampu menghalangi ataupun memerintah-Nya.
Mengutip berbagai kajian ilmu tauhid, sifat wajib Allah SWT merupakan sifat yang pasti dimiliki oleh-Nya dan mustahil tidak ada. Para ulama ilmu kalam dan tauhid membagi 20 sifat wajib Allah ke dalam empat kelompok utama, yakni sifat nafsiyyah, salbiyyah, ma’ani, dan ma’nawiyah.
Sifat iradat termasuk dalam kelompok sifat ma’ani. Iradat memiliki arti Allah SWT menentukan segala sesuatu dengan kehendak-Nya sendiri. Dengan sifat tersebut, seluruh kejadian di alam semesta terjadi atas izin dan kehendak Allah SWT.
Dalil mengenai sifat iradat tercantum dalam Al-Qur’an Surah Yasin ayat 82:
“Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: ‘Jadilah!’ maka terjadilah ia.”
Ayat tersebut menegaskan bahwa Allah SWT Maha Berkehendak dan segala sesuatu dapat terjadi atas perintah-Nya.
20 Sifat Wajib Allah SWT dan Artinya
Berikut 20 sifat wajib Allah SWT yang wajib diketahui umat Islam:
Wujud artinya ada
Qidam artinya terdahulu
Baqa artinya kekal
Mukhalafatuhu Lil Hawaditsi artinya berbeda dengan makhluk
Qiyamuhu Binafsihi artinya berdiri sendiri
Wahdaniyyah artinya Maha Esa
Qudrat artinya Maha Kuasa
Iradat artinya berkehendak
Ilmu artinya Maha Mengetahui
Hayat artinya Maha Hidup
Sama’ artinya Maha Mendengar
Bashar artinya Maha Melihat
Kalam artinya Maha Berfirman
Kaunuhu Qadiran artinya Maha Kuasa
Kaunuhu Muridan artinya Maha Berkehendak
Kaunuhu ‘Aliman artinya Maha Mengetahui
Kaunuhu Hayyan artinya Maha Hidup
Kaunuhu Sami’an artinya Maha Mendengar
Kaunuhu Basiran artinya Maha Melihat
Kaunuhu Mutakalliman artinya Maha Berfirman
20 Sifat Mustahil Allah SWT
Selain sifat wajib, Allah SWT juga memiliki sifat mustahil, yakni sifat yang tidak mungkin dimiliki-Nya. Berikut di antaranya:
‘Adam artinya tidak ada
Huduts artinya baru
Fana’ artinya binasa
Mumatsalatuhu Lil Hawadits artinya menyerupai makhluk
Qiyamuhu Bigairihi artinya bergantung pada yang lain
Ta’addud artinya berbilang
‘Ajuz artinya lemah
Karahah artinya tidak berkehendak
Baladah artinya bodoh
Maut artinya mati
Shamam artinya tuli
‘Umyun artinya buta
Bukmun artinya bisu
‘Ajizun artinya lemah
Kaarihun artinya terpaksa
Jaahilun artinya bodoh
Mayyitun artinya mati
Ashammu artinya tuli
‘Amaa artinya buta
Abkam artinya bisu
Memahami sifat wajib dan sifat mustahil Allah SWT menjadi bagian penting dalam memperkuat keimanan serta memperdalam ilmu tauhid dalam kehidupan sehari-hari.






