Jambi, Pribhumi.com – Bukit Shafa dan Marwah memiliki peran penting dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Kedua tempat ini menjadi lokasi dilaksanakannya sa’i, yakni berjalan bolak-balik sebanyak tujuh kali sebagai bagian dari rukun ibadah tersebut.
Ritual sa’i bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi memiliki makna sejarah dan spiritual yang mendalam. Ibadah ini berakar dari kisah perjuangan Siti Hajar, istri Nabi Ibrahim, saat berusaha mencari air untuk putranya, Nabi Ismail, di wilayah Makkah yang saat itu masih berupa padang pasir tandus.
Dalam kondisi tanpa sumber air dan makanan, Siti Hajar berulang kali berlari antara Bukit Shafa dan Marwah demi mencari pertolongan. Upaya tersebut dilakukan sebanyak tujuh kali, hingga akhirnya Allah SWT menurunkan pertolongan melalui Malaikat Jibril yang memunculkan mata air Zamzam. Air inilah yang kemudian menjadi sumber kehidupan di kawasan tersebut hingga sekarang.
Peristiwa tersebut kemudian menjadi dasar disyariatkannya ibadah sa’i dalam haji dan umrah, sebagai simbol keteguhan, usaha, dan tawakal kepada Allah SWT.
Secara geografis, Bukit Shafa dan Marwah terletak di kawasan Masjidil Haram, di sebelah timur Ka’bah. Jarak antara kedua bukit ini sekitar 500 meter. Saat ini, area tersebut telah berada dalam bangunan tertutup dengan jalur yang dilapisi marmer dan dirancang untuk memudahkan jamaah.
Pelaksanaan sa’i dimulai dari Bukit Shafa. Jamaah terlebih dahulu menghadap Ka’bah untuk berdoa sebelum berjalan menuju Marwah. Di tengah perjalanan terdapat area khusus yang ditandai lampu hijau, tempat jamaah laki-laki dianjurkan untuk berlari kecil, mengikuti jejak Siti Hajar.
Setibanya di Marwah, jamaah kembali menuju Shafa, dan proses ini diulang hingga mencapai tujuh lintasan, dengan akhir perjalanan di Bukit Marwah. Sepanjang pelaksanaan sa’i, jamaah dianjurkan memperbanyak zikir dan doa.
Dengan makna historis dan spiritual yang kuat, sa’i menjadi simbol ketekunan dan keimanan, sekaligus mengingatkan umat Islam akan pentingnya usaha dan keyakinan dalam menghadapi setiap ujian kehidupan.






