Harga Kayu Manis Kerinci Masih Rendah, Bupati Monadi Soroti Lemahnya Standarisasi Produksi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Pribhumi.com Bupati Kerinci, Monadi, mengungkapkan bahwa rendahnya harga komoditas kayu manis di Kabupaten Kerinci saat ini bukan semata-mata disebabkan oleh faktor pasar, melainkan akibat belum optimalnya standarisasi nasional dalam proses produksi kayu manis Kerinci (Korintje Cinnamon).

Hal tersebut disampaikan Bupati Monadi saat menghadiri Gathering Media Mitra Pemerintah Kabupaten Kerinci yang digelar di Aula Villa Weloza, Bukit Tengah, Siulak, pada Rabu (24/12/2025).

Menurut Monadi, hingga kini sebagian besar petani kayu manis di Kerinci masih mengandalkan metode pengolahan tradisional tanpa standar baku yang seragam. Kondisi ini menimbulkan sejumlah persoalan mutu, mulai dari kebersihan, kontaminasi, hingga ketidakkonsistenan kualitas, yang berpotensi menyebabkan produk ditolak di pasar internasional.

Baca Juga :  Mentan Amran Umumkan Harga Pupuk Turun 20%, Sebut Arahan Langsung Presiden Prabowo

“Padahal kayu manis Kerinci dikenal sebagai produk premium dan telah menembus pasar ekspor dunia. Namun tanpa standar produksi yang jelas, nilai jualnya menjadi rendah dan daya saingnya melemah,” ujar Monadi.

Ia menegaskan, kayu manis Kerinci sejatinya memiliki potensi ekonomi besar dan reputasi global, namun diperlukan langkah serius dari hulu ke hilir, terutama dalam penerapan standar nasional produksi di tingkat petani.

Baca Juga :  Mengejutkan! dugaan pungli berkedok retribusi selama belasan tahun Untuk Apa dan Siapa ?

Pemerintah Kabupaten Kerinci, lanjut Monadi, mendorong adanya pengembangan standar produksi, peningkatan kualitas pascapanen, serta hilirisasi industri kayu manis agar mampu memberikan nilai tambah bagi petani dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jika standarisasi dan hilirisasi berjalan baik, harga kayu manis akan meningkat, petani sejahtera, dan posisi Kerinci sebagai sentra kayu manis dunia semakin kuat,” pungkasnya.

Berita Terkait

IHSG Terperosok Tajam, Pemerintah Nilai Pasar Masih Diliputi Ketidakpastian
Kemendag Pastikan Pasokan Pangan Nasional Stabil Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026
Swiss Negara Paling Malas di Dunia? Fakta Ini Justru Membantahnya
Kemendagri Dorong Daerah Siapkan Strategi Kendali Harga Jelang Ramadan 2026
Lonjakan Harga Emas Picu Kebijakan Unik, Malaysia Izinkan Warga Kelantan Mendulang Emas
UMP 2026 Resmi Berlaku, Cek Besaran Upah Minimum di 36 Provinsi
Dr. Endi Putra Raih Andalas Award 2025: Tokoh Kerinci Penggerak Swasembada Pangan
Kemenkop Genjot Pembangunan 20 Ribu Gerai Kopdes Merah Putih Beroperasi pada Awal 2026

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 23:00 WIB

IHSG Terperosok Tajam, Pemerintah Nilai Pasar Masih Diliputi Ketidakpastian

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:00 WIB

Kemendag Pastikan Pasokan Pangan Nasional Stabil Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:55 WIB

Swiss Negara Paling Malas di Dunia? Fakta Ini Justru Membantahnya

Senin, 12 Januari 2026 - 19:37 WIB

Kemendagri Dorong Daerah Siapkan Strategi Kendali Harga Jelang Ramadan 2026

Sabtu, 10 Januari 2026 - 11:00 WIB

Lonjakan Harga Emas Picu Kebijakan Unik, Malaysia Izinkan Warga Kelantan Mendulang Emas

Berita Terbaru

Nasional

Pejabat Bisa Dipidana Jika Jalan Rusak Sebabkan Kecelakaan

Sabtu, 14 Feb 2026 - 08:45 WIB

Budaya dan Religi

Ramadhan 1447 H Semakin Dekat, Ini Perkiraan Awal Puasa

Jumat, 13 Feb 2026 - 11:28 WIB

Sumbar

Asmadi Hilang Terseret Arus, SAR Tutup Operasi Lapangan

Selasa, 10 Feb 2026 - 17:09 WIB

Sosial

Monadi Soal Danau Kerinci

Selasa, 10 Feb 2026 - 10:39 WIB