Lonjakan Harga Emas Picu Kebijakan Unik, Malaysia Izinkan Warga Kelantan Mendulang Emas

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuala Lumpur, Pribhumi.com Pemerintah Malaysia melalui otoritas Negara Bagian Kelantan resmi mengizinkan warganya untuk melakukan aktivitas pendulangan emas secara mandiri. Kebijakan ini diberlakukan seiring melonjaknya harga emas dunia dan ditujukan sebagai solusi tambahan penghasilan bagi masyarakat berpendapatan rendah.

Berdasarkan laporan South China Morning Post (SCMP), Sabtu (10/1/2026), pemerintah Kelantan telah membuka pendaftaran izin pendulangan emas sejak awal Januari 2026. Izin tersebut memungkinkan warga mendulang emas secara manual di sejumlah aliran sungai yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Program ini secara khusus menyasar pekerja harian, buruh informal, serta masyarakat dengan penghasilan tidak tetap. Kelantan sendiri dikenal sebagai salah satu negara bagian dengan tingkat pendapatan terendah di Malaysia, di mana sebagian besar wilayahnya masih bersifat pedesaan dan minim aktivitas industri.

Baca Juga :  Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif

Kelantan berada di bawah kepemimpinan Pan-Malaysian Islamic Party (PAS), partai oposisi yang selama ini kerap mengkritik kurangnya perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan daerah. Meski demikian, pemerintah federal di Putrajaya membantah tuduhan tersebut dan menyatakan tetap menyalurkan anggaran pembangunan secara proporsional.

Direktur Pertanahan dan Pertambangan Kelantan, Nik Raisnan Daud, menjelaskan bahwa kebijakan pendulangan emas ini dirancang dengan pendekatan seimbang antara pemberdayaan ekonomi masyarakat, keselamatan kerja, serta pelestarian lingkungan.

Menurutnya, masyarakat berpenghasilan rendah masih memiliki peluang untuk terlibat dalam aktivitas ini selama mengikuti ketentuan yang berlaku. Aktivitas pendulangan dilakukan secara manual tanpa alat berat guna meminimalkan risiko kerusakan lingkungan.

Baca Juga :  Rekrutmen Kopdes Merah Putih 2026 Dibuka, Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Daftarnya

Nik Raisnan juga mengungkapkan bahwa harga emas berkadar 916, yang memiliki tingkat kemurnian 91,6% dan lazim digunakan untuk perhiasan, saat ini diperdagangkan sekitar 565,77 ringgit atau setara US$120 per gram, dengan potensi fluktuasi harga mencapai 11%.
Di tingkat global, harga emas sempat melonjak lebih dari 60% hingga mencetak rekor sekitar US$4.549 per ounce menjelang akhir tahun lalu. Meski mengalami koreksi pasca-Natal, harga emas masih bertahan tinggi di kisaran US$4.330 per ounce per 31 Desember 2025.

Berita Terkait

Rupiah Melemah ke Rp17.460, Begini Strategi BJ Habibie Pernah Jinakkan Dolar Saat Krisis 1998
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Menkeu Minta Masyarakat Tidak Panik
Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS, Harga Kebutuhan Diprediksi Naik dalam Beberapa Bulan
Harga TBS Sawit dan CPO Turun, Kini Tembus Rp3.870 per Kg
Penjualan Mobil April 2026 Melonjak, BYD Tembus Tiga Besar dan Geser Suzuki
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
Program TKM Pemula 2026 Dibuka, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya
Utang Pemerintah Tembus Rp 9.920 Triliun pada Maret 2026, Rasio terhadap PDB Capai 40,75 Persen

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 03:00 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.460, Begini Strategi BJ Habibie Pernah Jinakkan Dolar Saat Krisis 1998

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Menkeu Minta Masyarakat Tidak Panik

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS, Harga Kebutuhan Diprediksi Naik dalam Beberapa Bulan

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:00 WIB

Harga TBS Sawit dan CPO Turun, Kini Tembus Rp3.870 per Kg

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:00 WIB

Penjualan Mobil April 2026 Melonjak, BYD Tembus Tiga Besar dan Geser Suzuki

Berita Terbaru

Pendidikan

Beasiswa Garuda 2026 Gelombang 2 Segera Dibuka, Ini Syaratnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:00 WIB

Kesehatan

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB