JAMBI, Pribhumi.com – Gubernur Jambi, Al Haris, meninjau langsung lokasi pembangunan Sekolah Rakyat yang berada di kawasan Bagan Pete, Kota Jambi, Kamis (5/3/2026). Sekolah tersebut diproyeksikan menjadi fasilitas pendidikan terpadu yang dapat menampung hingga 1.080 siswa dari keluarga kurang mampu.
Dalam peninjauan itu, Al Haris memastikan proses pembangunan berjalan sesuai dengan rencana serta menilai kesiapan sarana pendidikan yang nantinya akan digunakan oleh para siswa.
Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga miskin agar tetap mendapatkan kesempatan belajar yang layak.
“Sekolah Rakyat ini dipersiapkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Nantinya sekolah ini mampu menampung sekitar 1.080 siswa,” ujar Al Haris saat berada di lokasi proyek.
Ia menegaskan bahwa pendidikan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong berbagai program pendidikan yang berpihak kepada masyarakat kurang mampu.
Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi solusi bagi anak-anak yang selama ini mengalami keterbatasan akses pendidikan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan.
Selain mengecek progres pembangunan, Al Haris juga menekankan pentingnya kualitas fasilitas yang dibangun, mulai dari ruang kelas, asrama, hingga sarana pendukung lainnya agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan secara optimal.
“Kita ingin sekolah ini benar-benar memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Anak-anak dari keluarga kurang mampu harus tetap bisa sekolah dan memiliki masa depan yang lebih baik,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai target. Apalagi, pemerintah tengah mempersiapkan penerimaan siswa baru pada tahun ajaran mendatang.
“Kita akan segera memasuki tahun ajaran baru. Jika nantinya penerimaan siswa kelas satu dilakukan sebelum bangunan selesai, tentu kita harus menyiapkan langkah sementara untuk menampung mereka,” jelasnya.
Saat ini, progres pembangunan dinilai berjalan cukup baik. Tahapan pemadatan tanah telah selesai dan pembangunan fisik mulai dilakukan. Sejumlah fasilitas seperti lapangan olahraga dan masjid juga telah memasuki tahap pengerjaan.
“Progresnya sangat baik. Dengan pengawasan dari konsultan dan kesiapan pelaksana di lapangan, mudah-mudahan tidak ada kendala hingga target selesai pada Juni nanti dan bisa segera dimanfaatkan,” tambah Al Haris.
Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pembangunan Sekolah Rakyat tersebut berada di bawah Direktorat Jenderal Prasarana Strategis melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jambi. Nilai kontrak pekerjaan tercatat sebesar Rp446.469.498.000 dengan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender serta masa pemeliharaan 180 hari kalender.
Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu dengan berbagai fasilitas penunjang. Dalam rencana pembangunan, tersedia gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, gedung serbaguna, masjid, asrama putra dan putri, rumah susun guru, kantin, gudang, hingga lapangan sepak bola.
Secara keseluruhan, sekolah ini akan menampung 1.080 siswa yang terbagi dalam 36 rombongan belajar. Untuk jenjang SD disediakan 18 rombel dengan kapasitas 540 siswa, jenjang SMP sebanyak 9 rombel dengan 270 siswa, serta jenjang SMA 9 rombel dengan kapasitas 270 siswa.
Dengan hadirnya fasilitas pendidikan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi berharap semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu yang mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.











