Empat Wilayah di Sumatera Utara Dilanda Longsor, Sejumlah Akses Jalan Terputus

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumut, Pribhumi.com Empat wilayah di Provinsi Sumatera Utara dilaporkan mengalami bencana tanah longsor setelah hujan deras mengguyur sejumlah daerah pada Senin (24/11). Laporan terbaru Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumut menyebutkan bahwa longsor terjadi di Kota Sibolga, Kota Gunungsitoli, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Nias Selatan.

Di Kota Sibolga, curah hujan tinggi menyebabkan material longsor menutup akses Jalan II Nomensen di Kecamatan Sibolga Timur, sehingga lalu lintas tidak dapat dilalui. Sementara itu, Kabupaten Tapanuli Selatan menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup parah. Longsor menyebabkan putus total jalur penghubung antara Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal di Kecamatan Angkola Sangkunur dengan panjang sekitar 37 meter, lebar 6,5 meter, dan kedalaman mencapai 9 meter. Di Kecamatan Angkola Barat, dua unit rumah warga dilaporkan rusak berat.

Baca Juga :  Minimarket Dijarah di Tapanuli Tengah, Warga Terdesak Kekurangan Logistik Usai Banjir Besar

Di Kabupaten Nias Selatan, longsor mengganggu akses di dua jalur lintas antar kabupaten, masing-masing di Kecamatan Hilimegai dan Kecamatan Onolalu. Selain itu, sebuah rumah di Kecamatan Fanayama mengalami kerusakan berat. Kota Gunungsitoli juga terdampak, terutama di Kecamatan Gunungsitoli Selatan dan Gunungsitoli Idanoi, di mana akses jalan di kilometer 12 Desa Hiligodu Ombolata sempat terganggu akibat material tanah yang menutup badan jalan.

Baca Juga :  Ratusan Hektare Sawah di Kerinci Terancam Gagal Panen, Petani Minta Pemerintah Perbaiki Sistem Pengairan

Meski kerusakan infrastruktur cukup signifikan, BPBD Sumut memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun pengungsi dalam bencana kali ini. “Laporan sementara menunjukkan tidak ada korban luka maupun korban meninggal,” ungkap Sri Wahyuni Pancasilawati, Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut.

Ia menambahkan bahwa penanganan darurat telah dilakukan oleh pemerintah daerah dan pihak terkait di masing-masing wilayah. “Saat ini proses penanganan masih berlangsung oleh pemerintah daerah dan para pemangku kebijakan terkait,” ujarnya.

Berita Terkait

Minimarket Dijarah di Tapanuli Tengah, Warga Terdesak Kekurangan Logistik Usai Banjir Besar
Wali Kota Sibolga Selamat Setelah Tiga Hari Berjalan Kaki Lintasi Jalur Longsor
Bencana Tapanuli Utara Memburuk: Korban Tewas Bertambah, Akses Terputus, BNPB Kerahkan Armada Udara
Banjir Bandang Terjang Humbahas: Dua Warga Tewas, Lima Masih Hilang dan Jalinsum Lumpuh Total
Bobby Nasution Dukung Pengembangan Ekosistem Perumahan FLPP di Sumatera Utara
Heboh! Warga Temukan Kerangka manusia di dalam Pohon Aren

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 10:47 WIB

Minimarket Dijarah di Tapanuli Tengah, Warga Terdesak Kekurangan Logistik Usai Banjir Besar

Jumat, 28 November 2025 - 11:00 WIB

Bencana Tapanuli Utara Memburuk: Korban Tewas Bertambah, Akses Terputus, BNPB Kerahkan Armada Udara

Kamis, 27 November 2025 - 17:00 WIB

Banjir Bandang Terjang Humbahas: Dua Warga Tewas, Lima Masih Hilang dan Jalinsum Lumpuh Total

Rabu, 26 November 2025 - 11:00 WIB

Empat Wilayah di Sumatera Utara Dilanda Longsor, Sejumlah Akses Jalan Terputus

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 11:00 WIB

Bobby Nasution Dukung Pengembangan Ekosistem Perumahan FLPP di Sumatera Utara

Berita Terbaru