Jangan Asal Cuci! Ini Cara Tepat Menyimpan Telur di Kulkas Agar Tetap Aman

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Kebiasaan mencuci telur sebelum disimpan di kulkas masih sering dilakukan banyak orang. Tujuannya sederhana, yakni agar telur terlihat bersih dari debu dan kotoran yang menempel di cangkangnya.

Sekilas, langkah ini memang tampak logis. Banyak orang menganggap bahwa sesuatu yang bersih secara visual pasti lebih higienis. Namun, dalam prinsip keamanan pangan, tidak semua bahan makanan sebaiknya dicuci sebelum disimpan, termasuk telur.

Belakangan ini, perdebatan mengenai cara penyimpanan telur kembali ramai di media sosial. Sebagian orang memilih mencuci telur terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam kulkas, sementara lainnya justru menyarankan sebaliknya. Hal ini pun memunculkan kebingungan di masyarakat tentang metode yang paling tepat.

Baca Juga :  Balap Liar Pagi Hari di Pasuruan Ganggu Pengguna Jalan, Warga Minta Penertiban

Di balik cangkangnya yang keras, telur sebenarnya memiliki lapisan pelindung alami yang disebut kutikula atau bloom. Lapisan tipis ini hampir tidak terlihat, namun berfungsi penting sebagai pelindung dari kontaminasi bakteri.

Secara alami, cangkang telur memiliki ribuan pori mikroskopis yang memungkinkan pertukaran gas. Tanpa perlindungan, pori-pori ini bisa menjadi jalan masuk bagi bakteri berbahaya. Kutikula berperan menutup sebagian pori tersebut sehingga mikroorganisme seperti Salmonella dan Escherichia coli lebih sulit masuk ke dalam telur.

Namun, lapisan ini sangat rentan rusak. Ketika telur dicuci, terutama dengan air mengalir atau digosok, kutikula bisa hilang. Akibatnya, meskipun telur tampak lebih bersih, perlindungan alaminya justru berkurang dan risiko kontaminasi meningkat.

Baca Juga :  Bocoh Tewas di Wahana Istana Balon, Polres Kerinci Dalami Dugaan Kelalaian Pengelola

Masalah lain muncul ketika telur yang sudah dicuci langsung disimpan dalam kondisi basah. Permukaan cangkang yang lembap dapat menjadi lingkungan ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme. Bahkan, kelembapan ini dapat mempermudah bakteri masuk melalui pori-pori cangkang ke bagian dalam telur.

Karena itu, telur sebaiknya disimpan dalam kondisi kering tanpa dicuci terlebih dahulu. Cara terbaik adalah memilih telur yang cangkangnya sudah relatif bersih sejak awal pembelian. Jika masih terdapat kotoran, cukup bersihkan sesaat sebelum telur akan diolah atau dimasak.

Dengan cara ini, lapisan pelindung alami tetap terjaga dan risiko kontaminasi dapat diminimalkan, sehingga telur lebih aman untuk dikonsumsi.

Berita Terkait

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global
Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Usai WHO Tetapkan Ebola Darurat Kesehatan Global
Internsip Dokter Dinilai Bermasalah, Kemenkes Janji Lakukan Pembenahan
Penelitian Terbaru Ungkap Dampak Kopi terhadap Usus, Otak, hingga Kualitas Tidur
6 Cara Mengatasi Sakit Perut Saat Haid, Bisa Dilakukan di Rumah
Biaya Tes DNA di Indonesia 2026, Ini Jenis dan Kisaran Harganya
Jangan Sepelekan Sepatu Sempit, Ini 6 Dampak Buruk bagi Kesehatan Kaki
Denda BPJS Kesehatan 2026 Masih Berlaku, Begini Cara Hitung dan Aturannya

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Senin, 18 Mei 2026 - 11:00 WIB

Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Usai WHO Tetapkan Ebola Darurat Kesehatan Global

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:00 WIB

Internsip Dokter Dinilai Bermasalah, Kemenkes Janji Lakukan Pembenahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:00 WIB

Penelitian Terbaru Ungkap Dampak Kopi terhadap Usus, Otak, hingga Kualitas Tidur

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:00 WIB

6 Cara Mengatasi Sakit Perut Saat Haid, Bisa Dilakukan di Rumah

Berita Terbaru

Bungo

Dua Perampok Lansia Penumpang Travel di Bungo Ditangkap

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:00 WIB

Pendidikan

Beasiswa Garuda 2026 Gelombang 2 Segera Dibuka, Ini Syaratnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:00 WIB

Kesehatan

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB