Bocah 12 Tahun Meninggal Usai Diserang Hiu di Perairan Sydney

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Tragedi laut terjadi di Sydney, Australia. Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun bernama Nico Antic meninggal dunia setelah mengalami serangan hiu saat berenang bersama teman-temannya di kawasan pesisir timur Sydney.

Insiden memilukan itu terjadi di wilayah Vaucluse, ketika Nico dan sejumlah temannya melompat ke laut dari tebing setinggi sekitar enam meter. Tanpa diduga, seekor hiu berukuran besar menyerang bocah tersebut dan menyebabkan luka parah.

Korban sempat mengalami pendarahan hebat sebelum berhasil dievakuasi oleh polisi laut dan dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Baca Juga :  Hamas Nyatakan Siap Lepas Kendali Gaza, Pemerintahan Akan Dialihkan ke Tim Teknokrat

“Kami sangat berduka menyampaikan bahwa putra kami, Nico, telah meninggal dunia,” ujar orang tua korban, Lorena dan Juan Antic, dalam pernyataan resmi yang dikutip dari AFP, Sabtu (24/1/2026).

Kedua orang tua Nico menggambarkan putra mereka sebagai anak yang ceria, ramah, dan penuh empati. “Ia memiliki hati yang baik, penuh semangat, dan itulah kenangan yang akan selalu kami simpan,” ungkap mereka.

Kematian Nico menambah daftar panjang insiden serangan hiu di Sydney. Dalam kurun waktu dua hari, tercatat empat serangan hiu, yang memaksa otoritas setempat menutup puluhan pantai demi keselamatan publik.

Baca Juga :  Gelombang Kecaman Dunia Arab dan Turki atas Klaim Tepi Barat Jadi “Milik Negara” oleh Israel

Tragedi ini menjadi kasus kematian ketiga akibat serangan hiu di wilayah Sydney dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, seorang peselancar tewas diserang hiu putih besar pada September lalu, disusul kematian seorang wanita akibat serangan hiu banteng dua bulan setelahnya.

Para ilmuwan Australia menilai meningkatnya aktivitas manusia di laut serta kenaikan suhu perairan turut memengaruhi pola migrasi hiu, yang diduga berkontribusi terhadap meningkatnya frekuensi serangan di kawasan pesisir.

Berita Terkait

Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas
Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PBB Selidiki Ledakan yang Hantam Pasukan UNIFIL
Kim Jong Un Awasi Uji Mesin Roket Canggih, Korea Utara Percepat Ambisi Rudal Global
Gelombang Demonstrasi “No Kings” Guncang AS, Jutaan Warga Tuntut Donald Trump Mundur
Zulhas Pastikan Pangan Indonesia Aman, Tak Bergantung pada Timur Tengah
Ratusan Penumpang Terlantar, Gangguan Penerbangan Meluas di Arab Saudi
Serangan Balasan Iran Hantam Pangkalan AS di Arab Saudi, Belasan Tentara Terluka
Serangan Israel ke Beirut Selatan Memanas, Hizbullah Tolak Gencatan Senjata

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:00 WIB

Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:00 WIB

Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PBB Selidiki Ledakan yang Hantam Pasukan UNIFIL

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:59 WIB

Kim Jong Un Awasi Uji Mesin Roket Canggih, Korea Utara Percepat Ambisi Rudal Global

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:00 WIB

Gelombang Demonstrasi “No Kings” Guncang AS, Jutaan Warga Tuntut Donald Trump Mundur

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:00 WIB

Zulhas Pastikan Pangan Indonesia Aman, Tak Bergantung pada Timur Tengah

Berita Terbaru