Harga Sawit Turun Dua Pekan Terakhir, Petani Keluhkan Pupuk Mahal

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MURATARA, Pribhumi.com – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir. Kondisi ini dikeluhkan para petani karena terjadi di tengah kenaikan harga pupuk yang terus membebani biaya perawatan kebun.

Saat ini harga sawit di tingkat ramp atau penampung wilayah Kecamatan Rawas Ilir dan Nibung berada di kisaran Rp2.100 hingga Rp2.200 per kilogram. Sementara harga pembelian di pabrik swasta berkisar Rp2.700 sampai Rp2.800 per kilogram.

Berbeda dengan harga sawit yang ditetapkan Dinas Perkebunan (Disbun) untuk PT Lonsum yang masih bertahan di kisaran Rp3.800 per kilogram.

Salah seorang petani sawit di Rawas Ilir, Deni, mengatakan penurunan harga lebih banyak terjadi di pabrik swasta. Menurutnya, harga sawit yang mengikuti ketetapan Disbun masih tergolong stabil.

Baca Juga :  Duel Berdarah di Tanjung Raja Ogan Ilir, Satu Tewas Usai Diserang Tetangga

“Kalau harga yang di bawah Disbun masih normal. Yang turun sekarang ini harga dari pabrik swasta,” ujar Deni, Rabu (27/5/2026).

Ia menjelaskan penurunan harga mulai dirasakan hampir dua pekan terakhir setelah muncul kebijakan dan pembahasan terkait pengaturan penjualan sawit.

Di sisi lain, harga pupuk yang terus meningkat membuat petani terpaksa mengurangi dosis pemupukan demi menekan biaya produksi.

“Sekarang harga sawit murah, sementara harga pupuk mahal. Jadi mau tidak mau dosis pemupukan dikurangi. Ini menjadi beban bagi kami para petani sawit,” katanya.

Deni mengungkapkan para petani sebenarnya ingin menjual hasil panen ke pabrik dengan harga sesuai ketetapan Disbun. Namun, hal itu terkendala aturan administrasi dan pembatasan surat pengantar.

Baca Juga :  Cara Cek Penerima Bansos 2026 Pakai NIK KTP, Lengkap dengan Jadwal dan Aturannya

“Kalau mau masuk ke pabrik di bawah Disbun tidak bisa sembarangan karena dibatasi suratnya,” jelasnya.

Menurutnya, selama ini Disbun hanya menetapkan harga khusus untuk PT Lonsum. Ia berharap seluruh perusahaan sawit dapat mengikuti harga acuan tersebut agar harga sawit kembali stabil.

“Kalau semua perusahaan ikut harga Disbun kemungkinan harga bisa stabil,” ungkapnya.

Para petani sawit di Muratara berharap pemerintah dan perusahaan dapat menjaga kestabilan harga sawit agar ekonomi masyarakat tetap bertahan di tengah tingginya biaya produksi.

“Setidaknya harga bisa normal kembali karena harga pupuk naik terus. Kami di Muratara rata-rata petani sawit semua, jadi ekonomi kami sangat bergantung pada ini,” tutupnya.

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Sumatera, Pemulihan Sistem Terus Dikebut
Cuaca Ekstrem Picu Gangguan Listrik Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap
Harimau Liar Teror warga, 17 Kerbau Warga Dimangsa Sejak April 2026
Wagub Bangka Belitung Hellyana Divonis 4 Bulan Penjara dalam Kasus Penipuan
Petani di Musi Rawas Kritis Diserang Beruang Saat Menanam Sawit
Pemkot Palembang Denda Rp500 Ribu bagi Pembuang Sampah Sembarangan
Korban Selamat Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara Meninggal Dunia
Cari Ikan di Sungai , Warga Muba Ditemukan Tewas Diduga Diterkam Buaya

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:00 WIB

Harga Sawit Turun Dua Pekan Terakhir, Petani Keluhkan Pupuk Mahal

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:50 WIB

PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Sumatera, Pemulihan Sistem Terus Dikebut

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:12 WIB

Cuaca Ekstrem Picu Gangguan Listrik Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:22 WIB

Harimau Liar Teror warga, 17 Kerbau Warga Dimangsa Sejak April 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:00 WIB

Wagub Bangka Belitung Hellyana Divonis 4 Bulan Penjara dalam Kasus Penipuan

Berita Terbaru

Jambi

Progres Tol Palembang–Jambi Tembus 82 Persen

Senin, 1 Jun 2026 - 03:00 WIB

Tips dan informasi

5 Warna Cat Rumah yang Bikin Suasana Lebih Bahagia dan Nyaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB