Korban Keracunan MBG Soto Ayam di Mojokerto Meningkat, 261 Pelajar Terdampak

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 11 Januari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mojokerto, Pribhumi.com – Jumlah korban keracunan massal yang diduga terjadi usai mengonsumsi menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) berupa soto ayam di Kabupaten Mojokerto terus bertambah. Hingga Minggu (11/1/2026), total korban tercatat mencapai 261 pelajar dan santri, dengan 112 anak masih menjalani perawatan medis di puskesmas dan rumah sakit.

Lonjakan jumlah korban terjadi setelah Pemerintah Kabupaten Mojokerto membuka posko layanan kesehatan di Pondok Pesantren Mahad An Nur, Dusun Jurangrejo, Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo, pada Sabtu (10/1). Posko ini menjadi pusat penanganan bagi pelajar yang mengalami keluhan kesehatan pasca menyantap MBG.

Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto mengerahkan tenaga medis dari berbagai puskesmas dan rumah sakit untuk menangani para korban. Anak-anak yang mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, demam, dan diare diantar langsung oleh keluarga ke posko kesehatan tersebut.

Baca Juga :  Longsor di Jalur Muara Siau-Jangkat Merangin, Kendaraan Melintas Bergantian

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Dyan Anggrahini Sulistyowati, menyampaikan bahwa dari total 261 korban yang terdata melalui posko, sebanyak 140 anak menjalani rawat jalan, 112 anak dirawat di puskesmas dan rumah sakit, serta 9 anak masih menjalani perawatan di posko kesehatan.

“Total yang tertangani melalui posko sebanyak 261 anak. Rinciannya, rawat jalan 140 anak, dirawat di puskesmas dan rumah sakit 112 anak, dan 9 anak dirawat di posko,” jelas Dyan.

Sejumlah fasilitas kesehatan yang terlibat dalam penanganan korban di antaranya Puskesmas Pacet, Gondang, dan Kutorejo, serta beberapa rumah sakit seperti RSUD Prof dr Soekandar, RS Sumberglagah, RS Kartini, RS Mawaddah Medika, dan RSI Arofah.

Dyan menambahkan, jumlah korban diperkirakan masih bisa bertambah karena ada pelajar yang langsung mendatangi rumah sakit atau puskesmas secara mandiri tanpa melalui posko. Salah satunya tercatat adanya tambahan 13 pasien di RSUD Prof dr Soekandar.

Baca Juga :  Kehadiran Wako Alfin Warnai Kenduri Sko, Bukti Dukungan Pelestarian Adat

Sebelumnya, ratusan pelajar dan santri dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu MBG soto ayam yang diproduksi oleh SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang 03, berlokasi di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo. Menu tersebut dibagikan pada Jumat (9/1) siang, dan gejala mulai dirasakan pada malam hari hingga Sabtu pagi.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Mojokerto, Rosidian Prasetyo, mengungkapkan bahwa SPPG tersebut setiap harinya menyalurkan 2.679 porsi MBG ke 20 sekolah, dengan 7 sekolah dan pesantren terindikasi terdampak keracunan massal. Untuk sementara, operasional SPPG dihentikan.

Saat ini, investigasi gabungan tengah dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut. Penyelidikan melibatkan Polres Mojokerto, Kodim 0815, Dinas Kesehatan, serta Badan Gizi Nasional (BGN).

Berita Terkait

Nuzran Joher Dorong Penguatan Pengawasan BBM Bersubsidi, Ombudsman Gandeng BPH Migas hingga Daerah
Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan
Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya
Roy Suryo dan dr Tifa Segera Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kasus Dugaan Tudingan Ijazah Palsu Masuk Tahap Penuntutan
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Masuk Tahap Pelimpahan ke Kejaksaan
297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD
Timwas Haji DPR Apresiasi Transformasi Layanan Haji, Biaya Turun dan Masa Tunggu Berkurang di Era Pemerintahan Prabowo
BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis Saat Libur Sekolah, Seluruh Dapur Akan Diaudit

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 20:22 WIB

Nuzran Joher Dorong Penguatan Pengawasan BBM Bersubsidi, Ombudsman Gandeng BPH Migas hingga Daerah

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:00 WIB

Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan

Minggu, 28 Juni 2026 - 03:00 WIB

Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya

Senin, 22 Juni 2026 - 07:52 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Segera Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kasus Dugaan Tudingan Ijazah Palsu Masuk Tahap Penuntutan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 03:00 WIB

Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Masuk Tahap Pelimpahan ke Kejaksaan

Berita Terbaru