JAMBI, Pribhumi.com – Personal branding kini menjadi salah satu hal penting yang perlu dimiliki mahasiswa di era digital. Dengan citra diri yang baik dan konsisten, mahasiswa dinilai lebih mudah dikenal, dipercaya, hingga memiliki peluang lebih besar dalam dunia organisasi maupun karier profesional.
Pakar komunikasi, Hana Pratiwi, menyebut personal branding bukan sekadar pencitraan di media sosial, tetapi strategi membangun identitas profesional yang kuat sejak dini.
Menurutnya, mahasiswa perlu memahami bahwa personal branding yang baik harus dibangun secara konsisten antara apa yang ditampilkan di depan publik dan kebiasaan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Selaraskan Identitas Diri
Hana mengibaratkan personal branding seperti panggung pertunjukan. Ada sisi “front stage” yang terlihat publik, seperti cara berbicara, penampilan hingga lingkungan pertemanan. Namun, semua itu harus didukung “back stage” yang kuat berupa pola pikir, kebiasaan dan karakter asli seseorang.
“Apa yang dibangun di belakang layar harus sejalan dengan apa yang ditampilkan di depan publik. Jika tidak selaras, kepercayaan orang lain akan mudah hilang,” jelasnya.
Bangun Citra Diri Secara Jujur
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak terjebak dalam pencitraan berlebihan demi terlihat sempurna di media sosial. Personal branding yang sehat, kata Hana, justru lahir dari kejujuran identitas dan kemampuan nyata.
Menurutnya, citra digital yang terlihat hebat tetapi tidak didukung kompetensi hanya akan merusak kredibilitas seseorang di kemudian hari.
Tata Krama Jadi Nilai Penting
Selain kemampuan akademik dan keterampilan teknis, tata krama serta sikap profesional juga menjadi bagian penting dalam membangun personal branding.
Hana menilai sikap disiplin, etika komunikasi hingga cara menghargai orang lain menjadi faktor yang sangat diperhatikan di dunia kerja.
“Yang bertahan di dunia profesional bukan hanya mereka yang paling dikenal, tetapi mereka yang memiliki nilai dan karakter yang jelas,” ujarnya.
Ia pun mendorong mahasiswa untuk mulai memperhatikan hal-hal kecil dalam perilaku sehari-hari karena dapat memengaruhi penilaian orang lain terhadap profesionalisme seseorang.
Editor : Safwandi., Dpt






