Gempa Magnitudo 5,2 Guncang China Selatan, Dua Orang Tewas dan Ribuan Dievakuasi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Guangxi, China selatan, pada Senin (18/5/2026) dini hari. Bencana tersebut dilaporkan menewaskan dua orang dan menyebabkan belasan bangunan runtuh.

Berdasarkan laporan media pemerintah China, gempa terjadi di Kota Liuzhou, Guangxi, sekitar pukul 00.21 waktu setempat. Selain korban jiwa, satu orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh tim penyelamat.

Stasiun televisi pemerintah CCTV menyebut korban meninggal dunia merupakan pasangan suami istri, masing-masing pria berusia 63 tahun dan wanita berusia 53 tahun.

Baca Juga :  Gunung Kerinci Masuk Daftar, Ini 7 Gunung Tertinggi di Indonesia

Hingga pagi hari waktu setempat, operasi pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan oleh petugas gabungan di lokasi terdampak gempa.

Otoritas setempat juga telah mengevakuasi lebih dari 7.000 warga guna mengantisipasi potensi gempa susulan dan risiko bangunan runtuh.

Rekaman video yang disiarkan CCTV memperlihatkan kepanikan warga saat gempa terjadi. Sejumlah orang tampak berlarian keluar dari gedung bertingkat, sementara puing-puing bangunan terlihat berserakan di sekitar rumah yang hancur.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Hadiri Open House Gubernur Jambi di Merangin, Pererat Silaturahmi Idul Fitri

Tim penyelamat bersama anjing pelacak dikerahkan untuk mencari korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan. Petugas darurat juga terlihat menggunakan alat berat untuk membersihkan material bangunan yang roboh.

China diketahui menjadi salah satu negara yang cukup sering mengalami aktivitas gempa bumi karena berada di kawasan cincin api dan jalur tektonik aktif.

Sebelumnya, pada Januari 2026 lalu, gempa besar juga mengguncang wilayah terpencil Tibet dan menewaskan sedikitnya 126 orang serta merusak ribuan bangunan.

Editor : Safwandi.,Dpt

Berita Terkait

Dolar AS Tembus Rp17.658, Rupiah Sentuh Level Terlemah Sepanjang Sejarah
Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Usai WHO Tetapkan Ebola Darurat Kesehatan Global
36 Negara Bentuk Pengadilan Khusus untuk Adili Vladimir Putin
Harga BBM Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah
Michael Carrick Beri Sinyal Segera Jadi Manajer Permanen MU
Liverpool Dibantai Aston Villa 4-2, Suporter Panik!
Produser Indonesia-Australia Bawa Film Horor Indonesia ke Cannes 2026
Marco Rubio Viral Pakai Tracksuit Nike di Air Force One

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00 WIB

Dolar AS Tembus Rp17.658, Rupiah Sentuh Level Terlemah Sepanjang Sejarah

Senin, 18 Mei 2026 - 13:00 WIB

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang China Selatan, Dua Orang Tewas dan Ribuan Dievakuasi

Senin, 18 Mei 2026 - 11:00 WIB

Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Usai WHO Tetapkan Ebola Darurat Kesehatan Global

Senin, 18 Mei 2026 - 01:00 WIB

36 Negara Bentuk Pengadilan Khusus untuk Adili Vladimir Putin

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:00 WIB

Harga BBM Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Muhadjir Effendy di Kasus Korupsi Kuota Haji

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00 WIB