Tebo Raih Penghargaan Nasional Pengendalian Inflasi 2026, Jadi Daerah Percontohan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tebo, Pribhumi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo, Provinsi Jambi, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai daerah terbaik nasional dalam pengendalian inflasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2026.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri kepada Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi yang digelar di Palembang, Sabtu malam (25/4/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk pengakuan atas keberhasilan daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya pengendalian harga kebutuhan pokok.

Bupati Agus Rubiyanto menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kolaborasi yang solid dalam menjaga inflasi tetap terkendali.

“Ini adalah bukti nyata kerja bersama dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Kebakaran Gedung di Manlleu Tewaskan 5 Remaja, Dugaan Dipicu Aktivitas Hirup Gas

Keberhasilan Pemkab Tebo tidak lepas dari peran aktif Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dinilai bekerja secara efektif dan responsif. Berbagai langkah strategis diterapkan, mulai dari pemantauan harga secara rutin, penguatan distribusi, hingga intervensi pasar saat terjadi lonjakan harga.

Selain itu, pemerintah daerah juga secara konsisten menggelar operasi pasar murah serta memastikan ketersediaan komoditas penting seperti beras, cabai, bawang, dan minyak goreng tetap aman. Upaya tersebut terbukti mampu menekan gejolak harga dan menjaga daya beli masyarakat.

Koordinasi lintas sektor turut menjadi kunci utama keberhasilan ini. Pemkab Tebo menggandeng berbagai pihak, termasuk instansi vertikal, pelaku usaha, dan distributor untuk memastikan kelancaran rantai pasok. Penggunaan data harian dalam pemantauan harga juga memperkuat efektivitas kebijakan yang diambil.

Baca Juga :  Kemensos Perbarui Data Bansos 2026, Ini Aturan Baru dan Cara Cek PKH-BPNT Tahap 2

Atas capaian tersebut, Kabupaten Tebo tidak hanya meraih peringkat pertama secara nasional, tetapi juga memperoleh insentif fiskal dari pemerintah pusat sebesar Rp3 miliar.

Kemendagri menilai Tebo sebagai daerah yang konsisten dan komprehensif dalam mengendalikan inflasi, baik dari sisi ketersediaan pasokan, distribusi, hingga keterjangkauan harga. Keberhasilan ini menjadikan Tebo sebagai daerah percontohan nasional yang dapat direplikasi oleh daerah lain.

Dalam penghargaan yang sama, Kabupaten Musi Rawas Utara dan Labuhan Batu Utara menempati posisi kedua dan ketiga.

Bupati Agus menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, terutama dalam menjaga stabilitas harga di tengah tantangan ekonomi global dan nasional.

“Pemerintah daerah berkomitmen memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau,” tegasnya.

 

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Mengintai, BMKG Sebut Hujan Lebat Akan Meluas di Jambi

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 23:59 WIB

Tebo Raih Penghargaan Nasional Pengendalian Inflasi 2026, Jadi Daerah Percontohan

Selasa, 21 April 2026 - 20:14 WIB

Cuaca Ekstrem Mengintai, BMKG Sebut Hujan Lebat Akan Meluas di Jambi

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Muhadjir Effendy di Kasus Korupsi Kuota Haji

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00 WIB