Kebakaran Gedung di Manlleu Tewaskan 5 Remaja, Dugaan Dipicu Aktivitas Hirup Gas

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Insiden kebakaran tragis terjadi di sebuah gedung apartemen di Kota Manlleu, wilayah Catalonia, yang menewaskan lima remaja. Bangunan tersebut berada sekitar 80 kilometer di utara Barcelona.

Peristiwa ini terjadi pada Senin malam (16/2/2026) di ruang penyimpanan sebuah gedung lima lantai. Informasi tersebut dikonfirmasi oleh otoritas pemadam kebakaran setempat.

Korban Berusia 14 hingga 18 Tahun
Kepolisian wilayah Catalonia menyampaikan bahwa seluruh korban berusia antara 14 hingga 18 tahun. Hingga kini, identitas lengkap para korban belum dipublikasikan.

Menurut keterangan resmi dinas pemadam kebakaran, para korban tidak sempat menyelamatkan diri meski layanan darurat telah melakukan upaya pertolongan di lokasi.

Baca Juga :  Presiden Mesir yang Tewas Setelah Menandatangani Perdamaian dengan Israel

Dugaan Aktivitas Hirup Gas di Ruang Tertutup
Sejumlah media lokal melaporkan bahwa para remaja tersebut diduga sedang berkumpul di lantai atas gedung untuk menghirup gas dinitrogen oksida atau yang dikenal sebagai “gas tertawa”.

Laporan menyebutkan kemungkinan terjadi kebocoran gas di dalam ruang tertutup, lalu memicu ledakan setelah ada percikan api. Namun, informasi ini masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.

Empat Polisi Alami Cedera Asap
Wali Kota Manlleu, Arnau Rovira, menyatakan bahwa empat petugas kepolisian mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap saat mencoba melakukan evakuasi.
Ia menggambarkan kejadian tersebut sebagai salah satu hari paling kelam bagi kota tersebut.

Baca Juga :  Korban Kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki di Muratara Akan Terima Santunan Jasa Raharja

Masa Berkabung dan Penyelidikan
Pemerintah Kota Manlleu menetapkan masa berkabung selama tiga hari sebagai bentuk penghormatan kepada para korban. Garis polisi masih terpasang di sekitar lokasi kejadian.

Meski kebakaran menewaskan lima orang, bagian luar gedung dilaporkan tidak mengalami kerusakan besar. Aparat kepolisian kini melakukan penyelidikan menyeluruh guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Berita Terkait

Hoaks dan Ketidakpercayaan Hambat Penanganan Wabah Ebola di Kongo, Ratusan Kasus Terus Bertambah
Ekspor Indonesia Terancam, Trump Usulkan Bea Masuk Tambahan 10 Persen
Trump Murka kepada Netanyahu, Serangan Israel ke Lebanon Dinilai Ancam Diplomasi AS-Iran
Sanksi Chip AS Berbalik Arah, Huawei Siapkan Teknologi Setara 1,4 Nanometer
Sistem Imigrasi Malaysia Lumpuh Berjam-jam, Ribuan Pelancong Terjebak Antrean Panjang di Perbatasan
PBB Peringatkan Dunia Hadapi Rekor Suhu Panas Baru hingga 2030, El Nino Diprediksi Menguat
Iran Akhiri Pemadaman Internet 88 Hari, Warga Mengaku Seperti “Bebas dari Penjara”
WNI Kini Bisa Masuk Kanada Pakai eTA, Biaya Cuma Rp90 Ribu dan Tanpa Biometrik

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Hoaks dan Ketidakpercayaan Hambat Penanganan Wabah Ebola di Kongo, Ratusan Kasus Terus Bertambah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:00 WIB

Ekspor Indonesia Terancam, Trump Usulkan Bea Masuk Tambahan 10 Persen

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:00 WIB

Trump Murka kepada Netanyahu, Serangan Israel ke Lebanon Dinilai Ancam Diplomasi AS-Iran

Senin, 1 Juni 2026 - 21:00 WIB

Sanksi Chip AS Berbalik Arah, Huawei Siapkan Teknologi Setara 1,4 Nanometer

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:00 WIB

Sistem Imigrasi Malaysia Lumpuh Berjam-jam, Ribuan Pelancong Terjebak Antrean Panjang di Perbatasan

Berita Terbaru