Jakarta, Pribhumi.com — Kolaborasi strategis antara PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL) resmi dimulai untuk memproduksi baterai mobil hybrid di Indonesia. Kerja sama ini tidak hanya menyasar kebutuhan dalam negeri, tetapi juga membuka peluang ekspor ke pasar global.
Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto, menyampaikan bahwa perusahaan yang dipimpinnya menjadi entitas Toyota pertama di kawasan Asia Tenggara yang akan mengekspor baterai produksi lokal ke luar negeri. Untuk mendukung proyek ini, TMMIN menggelontorkan investasi sebesar Rp 1,3 triliun.
Produksi baterai tersebut akan lebih dulu digunakan pada lini kendaraan hybrid Toyota yang dipasarkan di Indonesia. Dengan penggunaan komponen lokal, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) kendaraan hybrid Toyota diklaim dapat mencapai hingga 80 persen.
Nandi menegaskan bahwa proses lokalisasi tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan tahapan yang matang serta kolaborasi dari berbagai pihak. Upaya ini dinilai penting dalam membangun ekosistem industri otomotif yang berkelanjutan di Indonesia.
Sementara itu, Executive President Japan Business Group CATL, Ni Zheng, menyambut positif kerja sama ini. Ia menyebut fasilitas produksi CATL di Indonesia telah siap beroperasi dan menjadi awal dari pengembangan bisnis yang lebih luas di kawasan Asia.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat produksi kendaraan elektrifikasi, sekaligus meningkatkan daya saing industri otomotif nasional di kancah global.










