Jepang Kembangkan “Luna Ring”, Cincin Panel Surya Raksasa di Bulan untuk Energi Bumi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com — Jepang tengah mengembangkan konsep futuristik yang menyerupai cerita fiksi ilmiah, yakni membangun cincin panel surya raksasa yang akan mengelilingi Bulan. Proyek ambisius ini dikenal dengan nama Luna Ring.

Luna Ring dirancang sebagai sabuk panel surya sepanjang lebih dari 10.000 kilometer yang dipasang di garis ekuator Bulan. Tujuannya adalah menciptakan sumber energi berkelanjutan yang nyaris tidak terbatas untuk memenuhi kebutuhan listrik di Bumi.

Konsep ini digagas oleh perusahaan konstruksi asal Jepang, Shimizu Corporation, sebagai solusi energi jangka panjang. Berbeda dengan pembangkit listrik tenaga surya di Bumi yang bergantung pada cuaca dan siklus siang-malam, kondisi di Bulan dinilai lebih ideal karena minim atmosfer, tidak ada awan, serta paparan sinar matahari yang lebih stabil di beberapa wilayah.

Baca Juga :  WhatsApp Siapkan Layanan Berlangganan WhatsApp Plus, Pengguna Bisa Pin Hingga 20 Chat

Dengan kondisi tersebut, energi dapat dihasilkan secara terus-menerus tanpa gangguan. Hal ini menjadikan Luna Ring sebagai salah satu konsep energi paling menjanjikan di masa depan.

Energi yang dihasilkan nantinya tidak akan digunakan di Bulan, melainkan dikirim ke Bumi. Teknologinya melibatkan konversi listrik menjadi gelombang mikro atau sinar laser yang kemudian dipancarkan ke stasiun penerima di Bumi. Selanjutnya, energi tersebut akan diubah kembali menjadi listrik untuk digunakan masyarakat.

Presiden divisi konsultasi luar angkasa Shimizu, Tetsuji Yoshida, menyebut bahwa jika sistem ini berhasil, manusia tidak lagi bergantung pada bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak, maupun biomassa.

Selain itu, proyek ini dirancang dengan memanfaatkan robot untuk pembangunan infrastruktur langsung di Bulan. Bahkan, material lokal seperti tanah Bulan akan diolah menjadi bahan konstruksi seperti beton, kaca, hingga panel surya, guna menekan biaya pengiriman dari Bumi.

Baca Juga :  36 Negara Bentuk Pengadilan Khusus untuk Adili Vladimir Putin

Meski menawarkan potensi besar, Luna Ring masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dari sisi teknologi dan biaya yang sangat tinggi. Sejumlah ahli menilai bahwa pembangunan pembangkit listrik di Bulan saat ini masih jauh lebih mahal dibandingkan pengembangan energi di Bumi.

Kendati demikian, Luna Ring tetap menjadi gambaran menarik tentang masa depan energi global. Jika berhasil direalisasikan, proyek ini tidak hanya akan merevolusi cara manusia memproduksi energi, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam eksplorasi luar angkasa.

 

Berita Terkait

Mitsubishi Pajero Cross-Country Siap Comeback 2026
Meta Resmi Luncurkan Facebook, Instagram, dan WhatsApp Berbayar
Tata Tiago 2026 Meluncur, Hatchback Murah Seharga Rp87 Jutaan
Pemerintah Matangkan Implementasi B50 Lewat Uji Teknis di Berbagai Sektor Industri
YellowKey Ancam BitLocker Windows 11, Peneliti Klaim Bisa Bobol Enkripsi Tanpa Password
VinFast Buka Pemesanan Tiga Motor Listrik di Indonesia, Harga Mulai Rp18 Jutaan
Waspada Deepfake AI, Modus Penipuan Digital Baru yang Sulit Dibedakan dari Aslinya
BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, MPV Hybrid Plug-in Irit hingga 65 Km per Liter

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:00 WIB

Mitsubishi Pajero Cross-Country Siap Comeback 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:00 WIB

Meta Resmi Luncurkan Facebook, Instagram, dan WhatsApp Berbayar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:00 WIB

Tata Tiago 2026 Meluncur, Hatchback Murah Seharga Rp87 Jutaan

Kamis, 28 Mei 2026 - 01:00 WIB

Pemerintah Matangkan Implementasi B50 Lewat Uji Teknis di Berbagai Sektor Industri

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:00 WIB

YellowKey Ancam BitLocker Windows 11, Peneliti Klaim Bisa Bobol Enkripsi Tanpa Password

Berita Terbaru

Tips dan informasi

5 Warna Cat Rumah yang Bikin Suasana Lebih Bahagia dan Nyaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB

Kesehatan

Jadwal Tidur Berantakan Bisa Mengancam Kesehatan Jantung

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:00 WIB