Toyota Tambah Investasi Rp 20 Triliun di Indonesia, Fokus Manufaktur dan Baterai

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com — Toyota Group kembali menunjukkan komitmennya terhadap perekonomian Indonesia dengan rencana penambahan investasi sebesar Rp 20 triliun dalam tiga tahun ke depan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat sektor manufaktur dan teknologi otomotif di Tanah Air.

Keputusan investasi tersebut muncul setelah pertemuan antara petinggi Toyota global dengan Presiden Prabowo Subianto di Tokyo, Jepang. Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto, mengungkapkan bahwa dana tersebut akan dialokasikan hingga masa pemerintahan berakhir pada 2029, termasuk untuk pengembangan produksi baterai dalam negeri.

Salah satu fokus utama investasi adalah kerja sama strategis dengan perusahaan baterai asal China, CATL, guna mendukung produksi baterai kendaraan hybrid electric vehicle (HEV) di Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat transisi industri otomotif nasional menuju teknologi ramah lingkungan.

Baca Juga :  Banjir Kepung Solo Raya, Delapan Kelurahan Terdampak dan Warga Mengungsi

Wakil Presiden Direktur TMMIN, Bob Azam, menilai bahwa nilai investasi tersebut mungkin terlihat tidak terlalu besar dalam konteks global. Namun, ia menegaskan bahwa sektor manufaktur memiliki dampak berlipat (multiplier effect) yang signifikan, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan negara.

Menurutnya, investasi manufaktur tidak hanya berbicara soal angka, tetapi juga efek turunan seperti penyerapan tenaga kerja, peningkatan ekspor, serta penguatan rantai pasok domestik. Hal ini menjadikan investasi tersebut lebih bernilai dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Kejaksaan Dinilai Makin Berani Bongkar Korupsi Besar di Era Presiden Prabowo

Sebagai informasi, selama lebih dari 55 tahun beroperasi di Indonesia, Toyota Group telah menggelontorkan investasi hingga Rp 100 triliun. Perusahaan juga telah menyerap lebih dari 360 ribu tenaga kerja di berbagai sektor, mulai dari produksi, distribusi, hingga layanan purna jual.

Dalam kondisi ekonomi global yang penuh tantangan, Bob menekankan pentingnya mendorong investor yang sudah ada di dalam negeri. Menurutnya, investor baru biasanya membutuhkan berbagai insentif, sementara investor lama justru lebih siap memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian.

Ke depan, investasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat industri otomotif nasional, tetapi juga membuka peluang ekspor serta pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi baterai.

Berita Terkait

Pemerintah Siapkan Rp 12 Triliun untuk Petani, 170 Bupati Dikumpulkan Bahas Hibah Tanaman dan Irigasi
Penemuan Emas Baru di Kolokoa Perkuat Prospek Tambang Pani
Matahari Resmi Berganti Nama Jadi PT MDS Retailing Tbk, Pemegang Saham Setujui Dividen Rp250 per Saham
Rekrutmen Kopdes Merah Putih 2026 Dibuka, Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Daftarnya
Maruarar Sirait dan Hercules Berdebat Soal Status Tanah untuk Rusun Subsidi
Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan 2026 Dibuka, Ini Posisi, Syarat, dan Cara Daftarnya
Produsen Jepang Tertekan, Kemenperin Minta Adaptasi Hadapi Gempuran Merek China di Pasar Otomotif RI
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam Naik Tipis, UBS dan Galeri24 Stabil

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:00 WIB

Toyota Tambah Investasi Rp 20 Triliun di Indonesia, Fokus Manufaktur dan Baterai

Senin, 20 April 2026 - 23:00 WIB

Pemerintah Siapkan Rp 12 Triliun untuk Petani, 170 Bupati Dikumpulkan Bahas Hibah Tanaman dan Irigasi

Senin, 20 April 2026 - 19:00 WIB

Penemuan Emas Baru di Kolokoa Perkuat Prospek Tambang Pani

Minggu, 19 April 2026 - 15:00 WIB

Matahari Resmi Berganti Nama Jadi PT MDS Retailing Tbk, Pemegang Saham Setujui Dividen Rp250 per Saham

Jumat, 17 April 2026 - 15:00 WIB

Rekrutmen Kopdes Merah Putih 2026 Dibuka, Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru