Kerinci, Pribhumi.com – Curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan hulu sungai di Kabupaten Kerinci dalam beberapa hari terakhir berdampak signifikan terhadap peningkatan debit air. Kondisi tersebut membuat aliran sungai meluap hingga melewati tanggul penahan di area Bendungan Intake Pendung Semurup.
Berdasarkan pemantauan di lapangan oleh pihak PDAM Tirta Sakti, volume air kini telah berada pada level maksimum. Arus yang deras bahkan sudah melintasi struktur tanggul dan merambah ke area sekitar bendungan, termasuk bagian konstruksi beton.
Air yang meluap tampak berwarna keruh dan membawa material sedimen, sehingga menutupi sebagian lahan di tepi sungai.
“Air sungai sudah mencapai batas dan melimpas melewati tanggul penahan intake,” ungkap salah seorang petugas PDAM di lokasi.
Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan adanya kerusakan serius pada infrastruktur utama. Pihak terkait tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan berpotensi hujan lanjutan.
Di sisi lain, manajemen PDAM Tirta Sakti juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas terganggunya layanan air bersih akibat kondisi tersebut.
“Intek tertimbun banjir kemaren sore. tadi pagi sudah dikerjakan, mudah-mudahan segera normal kembali” ungkap petugas yang tidak ingin disebutkan namanya.











