Tiga pelaku penculikan Mohamad Ilham Pradipta ditangkap, eksekutor pembunuh masih diburu Polisi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pribhumi.com, Jakarta – Polisi mengungkap hasil pemeriksaan dan autopsi jenazah kepala cabang pembantu (KCP) sebuah bank di Jakarta Pusat, Mohamad Ilham Pradipta (37). Polisi menjelaskan Ilham tewas akibat luka hantaman benda tumpul.

“Ditemukan tanda kekerasan pada bagian luar dan dalam tubuh korban. Luka-lukanya bagian dada dan leher, (akibat) benda tumpul, betul (jadi penyebab kematian korban),” kata Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri Brigjen dr Prima Heru kepada wartawan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (22/8/2025).

Prima menjelaskan luka benda tumpul ini menimbulkan tekanan pada bagian tulang leher dan dada korban. Akibatnya, korban mengalami kekurangan oksigen hingga akhirnya tewas.

Prima menjelaskan, luka benda tumpul ini menimbulkan tekanan pada bagian tulang leher dan dada korban. Akibatnya, korban mengalami kekurangan oksigen hingga akhirnya tewas.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Brigjen dr Prima Heru, menjelaskan sampel toksikologi diambil sesuai dengan standar pemeriksaan. Hasil uji toksikologi ditargetkan keluar pekan depan.

Baca Juga :  Polri Mutasi 60 Personel, di antaranya adalah Dankorbrimob

“Telah dilakukan pengambilan sampel untuk pemeriksaan DNA, toksikologi forensik, dan kemudian diserahkan kepada penyidik untuk pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya (hasil keluar) satu minggu,” jelas Prima kepada wartawan di RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (22/8).

Polisi telah menangkap empat pelaku penculikan kepala cabang pembantu (KCP) sebuah bank di Jakarta, Mohamad Ilham Pradipta (37). Salah satu pelaku, EW alias Eras (28), ditangkap polisi sesaat setelah pesawat landing di Bandara Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

dilansir dari detik.com, Berdasarkan video yang diterima, Jumat (22/8/2025), Eras tampak sudah langsung digiring ketika keluar pesawat. Eras dibawa dengan pengawalan polisi dan petugas avsec melalui jembatan dari pesawat ke gedung bandara.

Eras tampak mengenakan topi serta hoodie dan celana berwarna hitam. Dia juga terlihat membawa sebuah tas ransel dan tas selempang.

Lalu Eras dibawa berjalan melewati tangga sambil dipegang polisi. Terlihat Eras sempat berbincang dengan pihak kepolisian dalam keadaan kedua tangannya terikat kabel ties.

Baca Juga :  Media Massa Dianggap Benteng Terakhir Verifikasi Informasi di Tengah Serbuan Hoaks

Tim Subdit IV Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap empat pelaku penculikan Mohamad Ilham Pradipta (37), seorang kepala kantor cabang pembantu (KCP) sebuah bank di Jakarta Pusat. Saat ini polisi masih mengejar eksekutor pembunuh Ilham Pradipta.

Tiga pelaku ditangkap di Jakarta, sementara satu lainnya ditangkap saat mendarat di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam rekaman video terlihat ketiga pelaku, yakni AT, RS, dan RAH, berjalan menuju ruang pemeriksaan di Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya. Kedua tangan para pelaku diikat kabel ties.

Mereka digiring ke ruang pemeriksaan dengan pengawalan dari anggota Tim Subit Resmob Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya. Mereka terlihat menunduk sepanjang jalan menuju ruang pemeriksaan.

Ketiga pelaku tersebut ditangkap di Jalan Johar Baru III, Jakarta Pusat. Sedangkan satu tersangka lainnya ditangkap di Labuan Bajo, NTT.

 

Sumber Berita: Detiknews.com

Berita Terkait

Pejabat Bisa Dipidana Jika Jalan Rusak Sebabkan Kecelakaan
Polri Siapkan Regulasi Khusus Peredaran Whip Pink Usai Kasus Kematian Influencer Lula Lahfah
Kapolres Sleman Akui Kekeliruan, Minta Maaf atas Penetapan Tersangka Hogi Minaya
Aksi Buruh Warnai Balai Kota, Gubernur Tegaskan UMP DKI 2026 Telah Final
Pemerintah Pusat Siap Bangun Fly Over Padang Luar, Solusi Permanen Atasi Kemacetan Kronis Agam
Memahami Peran Kompolnas: Mitra Presiden, Bukan Pengawas Kepolisian
Pemprov DKI Jamin Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Terdampak Banjir
Kapolri Tegas Tolak Polri di Bawah Kementerian: “Lebih Baik Saya Jadi Petani”

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:45 WIB

Pejabat Bisa Dipidana Jika Jalan Rusak Sebabkan Kecelakaan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:49 WIB

Polri Siapkan Regulasi Khusus Peredaran Whip Pink Usai Kasus Kematian Influencer Lula Lahfah

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:06 WIB

Kapolres Sleman Akui Kekeliruan, Minta Maaf atas Penetapan Tersangka Hogi Minaya

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:00 WIB

Aksi Buruh Warnai Balai Kota, Gubernur Tegaskan UMP DKI 2026 Telah Final

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:00 WIB

Pemerintah Pusat Siap Bangun Fly Over Padang Luar, Solusi Permanen Atasi Kemacetan Kronis Agam

Berita Terbaru

Nasional

Pejabat Bisa Dipidana Jika Jalan Rusak Sebabkan Kecelakaan

Sabtu, 14 Feb 2026 - 08:45 WIB

Budaya dan Religi

Ramadhan 1447 H Semakin Dekat, Ini Perkiraan Awal Puasa

Jumat, 13 Feb 2026 - 11:28 WIB

Sumbar

Asmadi Hilang Terseret Arus, SAR Tutup Operasi Lapangan

Selasa, 10 Feb 2026 - 17:09 WIB

Sosial

Monadi Soal Danau Kerinci

Selasa, 10 Feb 2026 - 10:39 WIB