AS Pilih Pakistan Jadi Mediator dengan Iran, Ini Alasan di Baliknya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LONDON, Pribhumi.com — Pemerintah Amerika Serikat mengungkap pertimbangan strategis di balik penunjukan Pakistan sebagai mediator dalam upaya meredakan ketegangan dengan Iran. Keputusan ini diambil meskipun sejumlah negara lain, termasuk Turki, juga menawarkan diri sebagai fasilitator dialog.

Sumber dari Gedung Putih kepada Financial Times menyebutkan bahwa Pakistan dinilai memiliki posisi yang lebih netral serta peluang lebih besar diterima oleh Teheran dalam proses negosiasi. Selain itu, Islamabad diketahui memiliki hubungan yang cukup baik dengan pemerintahan Donald Trump.

Faktor geografis juga menjadi alasan penting. Sebagai negara yang berbatasan langsung dengan Iran, Pakistan dianggap lebih memahami dinamika kawasan serta memiliki jalur komunikasi yang lebih efektif dibandingkan negara lain seperti Turki.

Baca Juga :  Iran Buka Terbatas Selat Hormuz, Kapal Negara Ini Diizinkan Melintas di Tengah Konflik

Langkah ini merupakan bagian dari strategi diplomasi tertutup yang dijalankan Washington untuk mendorong tercapainya gencatan senjata. Di balik retorika keras di ruang publik, pemerintahan Trump disebut telah melakukan berbagai upaya intensif secara diam-diam dalam beberapa pekan terakhir.

Laporan Financial Times menyebutkan bahwa inisiatif gencatan senjata selama dua pekan sebagian besar diprakarsai oleh Amerika Serikat. Bahkan, Trump dikabarkan telah menginginkan penghentian konflik sejak 21 Maret, meskipun secara terbuka tetap menyampaikan tekanan keras terhadap Iran.

Dorongan untuk meredakan konflik ini juga dipicu kekhawatiran terhadap lonjakan harga minyak dunia, khususnya akibat potensi gangguan di Selat Hormuz. Selain itu, pejabat AS mengaku terkejut dengan ketahanan Iran menghadapi tekanan militer dari AS dan sekutunya.

Baca Juga :  Presiden Iran Sampaikan Belasungkawa dan Siap Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Besar di Sumatra

Pengumuman gencatan senjata disampaikan langsung oleh Trump pada Rabu malam (7/4/2026), hanya satu jam sebelum batas waktu rencana serangan terhadap infrastruktur penting Iran berakhir. Situasi ini sempat memunculkan spekulasi bahwa langkah tersebut hanya bersifat penundaan, bukan penghentian permanen.

Dalam kesepakatan sementara itu, Iran diminta membuka kembali Selat Hormuz sebagai imbalan atas penghentian serangan selama dua pekan. Namun, laporan ini berbeda dengan pernyataan publik Trump dan pejabat AS yang sebelumnya mengklaim Iran meminta gencatan senjata dan menyebutnya sebagai kemenangan tanpa syarat.

Berita Terkait

Trump Desak Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon, Ketegangan Iran–Israel Picu Penutupan Selat Hormuz
Indonesia Kecam Serangan Israel di Lebanon, Peringatkan Risiko Konflik Meluas
Relokasi Ratusan Ribu Makam di Da Nang, Proyek Ambisius Demi Kereta Cepat dan Kota Modern
Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas
Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PBB Selidiki Ledakan yang Hantam Pasukan UNIFIL
Kim Jong Un Awasi Uji Mesin Roket Canggih, Korea Utara Percepat Ambisi Rudal Global
Gelombang Demonstrasi “No Kings” Guncang AS, Jutaan Warga Tuntut Donald Trump Mundur
Zulhas Pastikan Pangan Indonesia Aman, Tak Bergantung pada Timur Tengah

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 13:00 WIB

AS Pilih Pakistan Jadi Mediator dengan Iran, Ini Alasan di Baliknya

Kamis, 9 April 2026 - 23:59 WIB

Indonesia Kecam Serangan Israel di Lebanon, Peringatkan Risiko Konflik Meluas

Sabtu, 4 April 2026 - 23:00 WIB

Relokasi Ratusan Ribu Makam di Da Nang, Proyek Ambisius Demi Kereta Cepat dan Kota Modern

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:00 WIB

Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:00 WIB

Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PBB Selidiki Ledakan yang Hantam Pasukan UNIFIL

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Ciri-Ciri Orang Berpikir Logis: Kunci Bijak Menghadapi Dunia Modern

Jumat, 10 Apr 2026 - 17:00 WIB

Internasional

AS Pilih Pakistan Jadi Mediator dengan Iran, Ini Alasan di Baliknya

Jumat, 10 Apr 2026 - 13:00 WIB