Dugaan Pelecehan di Commuter Line Rute Jakarta Kota–Bogor

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com — KAI Commuter tengah menelusuri dugaan kasus pelecehan seksual yang terjadi di dalam rangkaian Commuter Line rute Jakarta Kota–Bogor. Penelusuran dilakukan menyusul beredarnya video pengakuan seorang penumpang perempuan di media sosial.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan tindak lanjut dengan menelusuri identitas terduga pelaku berdasarkan keterangan korban.
“Proses identifikasi sedang dilakukan sesuai informasi yang disampaikan korban,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Jika identitas terduga pelaku telah terkonfirmasi, data yang bersangkutan akan dimasukkan ke dalam sistem CCTV analytic perusahaan. Sistem tersebut mampu merekam serta mengenali wajah penumpang melalui kamera pengawas yang terpasang di area stasiun.

Baca Juga :  Emak-emak Pemberani Gagalkan Aksi Pencurian di Depok, Adu Tarik Uang dengan Maling

Apabila telah teridentifikasi, terduga pelaku akan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sehingga tidak dapat lagi menggunakan layanan Commuter Line. Sistem pengenal wajah nantinya akan memberikan notifikasi apabila yang bersangkutan terdeteksi memasuki area stasiun.

Peristiwa tersebut sebelumnya dilaporkan terjadi pada 22 Januari lalu. Dalam video yang beredar, korban mengaku mengalami tindakan tidak pantas saat berada di dalam kereta setelah berangkat dari Stasiun Manggarai. Ia kemudian memilih turun di Stasiun Cilebut untuk melaporkan kejadian itu kepada petugas.

Baca Juga :  Lonjakan Impor Indonesia Awal 2026 Capai US$ 21,20 Miliar

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, memastikan bahwa laporan korban telah diterima dan langsung ditindaklanjuti. Pihaknya menyatakan komitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada korban, termasuk pendampingan dalam proses hukum apabila dilanjutkan ke aparat penegak hukum.

KAI Commuter juga mengimbau seluruh pengguna jasa untuk segera melapor kepada petugas apabila mengalami atau menyaksikan tindakan yang mengarah pada pelecehan, agar dapat segera ditangani.

Berita Terkait

Polres Kerinci Ungkap Praktik Pelangsiran Pertalite di Sungai Penuh, Satu Pelaku Diamankan
Satreskrim Polres Kerinci Limpahkan Tersangka Kasus BBM Subsidi Ilegal ke Kejari Sungai Penuh
Viral di Pengadilan Sungai Penuh: Terdakwa Kasus Asusila Anak Minta Tes DNA
Dugaan Pungutan dalam Rekrutmen SPPG di Kerinci Tengah Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Transparansi
Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik Rp1 Triliun di BGN
KPK Tetapkan 8 Tersangka Korupsi Izin Tinggal WNA, Diduga Raup Rp145,5 Miliar dari Praktik Pemerasan
Sat Reskrim Polres Kerinci Intensifkan Pengawasan SPBU, Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
1.555 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Jambi Dipindahkan ke Gedung Baru di Muaro Jambi, Pengamanan Diperketat

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:00 WIB

Polres Kerinci Ungkap Praktik Pelangsiran Pertalite di Sungai Penuh, Satu Pelaku Diamankan

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:09 WIB

Satreskrim Polres Kerinci Limpahkan Tersangka Kasus BBM Subsidi Ilegal ke Kejari Sungai Penuh

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:23 WIB

Viral di Pengadilan Sungai Penuh: Terdakwa Kasus Asusila Anak Minta Tes DNA

Senin, 8 Juni 2026 - 18:42 WIB

Dugaan Pungutan dalam Rekrutmen SPPG di Kerinci Tengah Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Transparansi

Senin, 8 Juni 2026 - 07:00 WIB

Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik Rp1 Triliun di BGN

Berita Terbaru

Sport

Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:00 WIB