Free Float Tetap Aman Meski Buyback Saham Rp250 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Pribhumi.com – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menegaskan bahwa rencana pembelian kembali atau buyback saham senilai Rp250 miliar tidak akan mengganggu ketentuan jumlah saham beredar di publik atau free float. Perseroan memastikan proporsi free float tetap berada di atas batas minimum yang ditetapkan regulator pasar modal.

Program buyback saham tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 29 Januari hingga 28 April 2026. Manajemen menyatakan langkah ini telah dirancang dengan mempertimbangkan kepatuhan terhadap regulasi, khususnya ketentuan free float sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor I-A oleh Bursa Efek Indonesia.

Sekretaris Perusahaan Rukun Raharja, Yuni Pattinasarani, menjelaskan bahwa perseroan akan memastikan jumlah saham free float setelah buyback tetap minimal 7,5 persen dari total saham tercatat. Angka tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku saat ini di Bursa Efek Indonesia.

Baca Juga :  IHSG Terperosok Tajam, Pemerintah Nilai Pasar Masih Diliputi Ketidakpastian

Berdasarkan data kepemilikan saham per 28 Januari 2026, total saham tercatat mencapai 4,22 miliar lembar, dengan jumlah saham free float sebesar 1,04 miliar lembar atau sekitar 24,67 persen. Setelah dilakukan simulasi buyback senilai Rp250 miliar, saham treasury diperkirakan mencapai 54,46 juta lembar, sementara free float akan menjadi sekitar 988,43 juta lembar atau setara 23,38 persen.

Perseroan menegaskan bahwa angka tersebut masih jauh di atas ambang minimum free float, bahkan tetap memenuhi potensi peningkatan batas minimum menjadi 15 persen sesuai rencana revisi peraturan bursa.

Baca Juga :  Miliki Kekayaan lebih dari 100 T, H. Isam Lampaui Bos Alfa Mart

Selain itu, buyback saham akan dilaksanakan melalui mekanisme perdagangan di Bursa Efek Indonesia dan tidak dilakukan di luar bursa. Untuk mendukung pelaksanaan program ini, perseroan menunjuk PT Henan Putihrai Sekuritas sebagai pihak yang memfasilitasi transaksi buyback.

Langkah buyback ini merupakan bagian dari strategi perseroan dalam menjaga stabilitas harga saham sekaligus meningkatkan nilai bagi pemegang saham, tanpa mengabaikan ketentuan regulator yang berlaku di pasar modal Indonesia.

Berita Terkait

Kemnaker Siapkan Magang Nasional 2026, Target 100 Ribu Peserta
Pemerintah Tarik Utang Rp 127,3 Triliun pada Januari 2026
Prabowo Tegaskan MBG Bukan Hamburkan Anggaran, Dibiayai dari Efisiensi Negara
IHSG Terperosok Tajam, Pemerintah Nilai Pasar Masih Diliputi Ketidakpastian
Kemendag Pastikan Pasokan Pangan Nasional Stabil Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026
Swiss Negara Paling Malas di Dunia? Fakta Ini Justru Membantahnya
Kemendagri Dorong Daerah Siapkan Strategi Kendali Harga Jelang Ramadan 2026
Lonjakan Harga Emas Picu Kebijakan Unik, Malaysia Izinkan Warga Kelantan Mendulang Emas

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:00 WIB

Kemnaker Siapkan Magang Nasional 2026, Target 100 Ribu Peserta

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:00 WIB

Free Float Tetap Aman Meski Buyback Saham Rp250 Miliar

Senin, 23 Februari 2026 - 23:30 WIB

Pemerintah Tarik Utang Rp 127,3 Triliun pada Januari 2026

Senin, 16 Februari 2026 - 17:00 WIB

Prabowo Tegaskan MBG Bukan Hamburkan Anggaran, Dibiayai dari Efisiensi Negara

Senin, 2 Februari 2026 - 23:00 WIB

IHSG Terperosok Tajam, Pemerintah Nilai Pasar Masih Diliputi Ketidakpastian

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Kreasi Es Segar untuk Buka Puasa, Tiga Resep Andalan dengan Isian Berlimpah

Selasa, 3 Mar 2026 - 13:00 WIB

Hukum dan Kriminal

MK Ubah Pasal Perintangan Penyidikan Korupsi karena Dinilai Multitafsir

Selasa, 3 Mar 2026 - 11:00 WIB

Kesehatan

Ini 8 Pantangan Makanan bagi Pengidap Asam Lambung

Selasa, 3 Mar 2026 - 09:00 WIB