Prabowo Bertolak ke Washington DC, Siap Finalisasi Perundingan Tarif dengan Trump

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com — Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Washington, D.C., Amerika Serikat dalam rangka kunjungan kerja resmi. Agenda utama kunjungan tersebut adalah pertemuan bilateral dengan Presiden AS, Donald Trump, guna merampungkan negosiasi tarif perdagangan antara kedua negara.

Keberangkatan Prabowo dilakukan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma dengan didampingi sejumlah pejabat terbatas. Turut dalam rombongan antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pesawat maskapai Garuda Indonesia membawa rombongan langsung menuju ibu kota AS.

Informasi keberangkatan tersebut disampaikan melalui akun resmi Sekretariat Kabinet. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa Presiden dijadwalkan melakukan pembahasan intensif terkait penguatan hubungan bilateral, termasuk kerja sama strategis di sektor ekonomi.

Baca Juga :  Bupati Monadi dan Wabup Murison Lantik Tujuh Pejabat Baru, Perkuat Struktur Birokrasi Pemkab Kerinci

Selain membahas penyempurnaan perundingan tarif, kedua kepala negara juga direncanakan menandatangani kesepakatan perdagangan timbal balik atau Agreement on Reciprocal Trade (ART). Kesepakatan ini diharapkan membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus memberikan keuntungan seimbang bagi kedua negara.

Sebelum keberangkatan, Prabowo lebih dulu menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah menteri bidang ekonomi di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor. Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Baca Juga :  PS Semurup Ajukan Mosi Tidak Percaya, Desak Asprov PSSI Jambi Batalkan Pelantikan Ketua PSSI Kerinci

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan pentingnya memastikan setiap perundingan ekonomi, terutama dengan Amerika Serikat, memberikan manfaat optimal bagi Indonesia. Pemerintah menargetkan hasil kesepakatan ini mampu meningkatkan produktivitas industri nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Kunjungan ini dinilai sebagai bagian dari diplomasi aktif pemerintah untuk memperluas akses pasar internasional dan memperkokoh fondasi ekonomi nasional di tengah dinamika perdagangan global.

 

Berita Terkait

PPP Jambi Gelar Muscab Serentak, Perkuat Struktur Hadapi Pemilu 2029
Presiden Pastikan Demokrasi Sehat, Kritik Tidak Boleh Dibungkam
Trump Tunda Serangan ke Pembangkit Iran, Klaim Negosiasi Berjalan Positif
Prabowo Tegaskan Program MBG Tetap Jalan Meski Dunia Dilanda Krisis
Kim Jong Un Kembali Terpilih sebagai Presiden Korea Utara, Dinilai Sekadar Formalitas Politik
Vietnam Waspada Krisis Energi, Minta Bantuan Jepang dan Korea Selatan di Tengah Dampak Perang Timur Tengah
Anutin Charnvirakul Kembali Jadi PM Thailand, Usung Nasionalisme dan Stabilitas Ekonomi
Iran Andalkan Drone dan Ranjau Laut, Ancaman Penutupan Selat Hormuz Bisa Berlangsung Berbulan-bulan

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 07:03 WIB

PPP Jambi Gelar Muscab Serentak, Perkuat Struktur Hadapi Pemilu 2029

Jumat, 27 Maret 2026 - 21:00 WIB

Presiden Pastikan Demokrasi Sehat, Kritik Tidak Boleh Dibungkam

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:00 WIB

Trump Tunda Serangan ke Pembangkit Iran, Klaim Negosiasi Berjalan Positif

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:00 WIB

Prabowo Tegaskan Program MBG Tetap Jalan Meski Dunia Dilanda Krisis

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:35 WIB

Kim Jong Un Kembali Terpilih sebagai Presiden Korea Utara, Dinilai Sekadar Formalitas Politik

Berita Terbaru