MUI Minta Umat Tenang Beribadah, Sweeping Diserahkan ke Pemerintah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com — Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Pramono Anung yang melarang aksi sweeping rumah makan selama bulan Ramadan di wilayah DKI Jakarta. Ia menilai, pendekatan yang lebih mengedepankan edukasi dan sikap saling menghormati jauh lebih penting dibanding tindakan penyisiran oleh kelompok tertentu.

Dalam keterangannya, Anwar Abbas menegaskan bahwa pemerintah seharusnya sudah lebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum Ramadan tiba. Menurutnya, pemahaman tentang pentingnya menghormati ibadah dan keyakinan masing-masing harus dibangun secara menyeluruh.

Ia menilai, kehadiran pemerintah sangat diperlukan untuk menjaga suasana tetap kondusif. Dengan begitu, umat Islam yang menjalankan ibadah puasa dapat beribadah dengan tenang tanpa merasa terganggu, sementara masyarakat lain juga tetap bisa menjalankan aktivitasnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Hoaks BLT Kesra April 2026 Beredar, Pemerintah Tegaskan Bantuan Sudah Berakhir

Anwar juga menegaskan bahwa umat Islam tidak perlu melakukan sweeping, sebab tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan berada di tangan pemerintah. Ia optimistis aparat dan pemerintah daerah mampu memastikan suasana Ramadan tetap damai dan tertib.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara tegas melarang organisasi kemasyarakatan (ormas) melakukan sweeping terhadap rumah makan selama Ramadan. Pernyataan tersebut disampaikannya usai meresmikan gedung Gereja Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Doa Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Sunnah

Menurut Pramono, Ramadan harus disambut dengan semangat kedamaian dan kerukunan, bukan dengan tindakan yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Ia menegaskan, sebagai gubernur, dirinya bertanggung jawab penuh menjaga ketertiban dan tidak akan memberikan izin terhadap aksi sweeping dalam bentuk apa pun.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjutnya, telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah selama Ramadan berjalan lancar, aman, dan tertib.

Berita Terkait

Magang Nasional 2026 Batch 3 Segera Dibuka, Simak Jadwal Pendaftaran hingga Pengumuman Seleksi
IHSG Anjlok 1,22%, MBSS Dapat Kontrak Rp6 Triliun dan BUMI Ekspansi ke Australia
BMKG Petakan Wilayah Berisiko Kekeringan hingga Akhir Oktober 2026, Ini Daftar Daerahnya
Peringati Sumpah Pemuda 2026, Bupati Monadi Dukung Aksi 28 Pemuda Taklukkan Gunung Kerinci
Pemerintah Garap 500 Ribu Hektare Rawa Mineral untuk Perluasan Sawah Nasional
Tinjau TC MTQ ke-55, Kakankemenag Kerinci Ajak Kafilah Tingkatkan Kesungguhan dan Optimisme Raih Prestasi
Kader Posyandu Desa amar sakti Raih Juara II Tingkat Provinsi, Dinkes Perkuat Pembinaan Kader Kesehatan
Festival Budaya Kerinci 2026 Resmi Ditutup, Ribuan Warga Meriahkan Dermaga Danau Kerinci

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:36 WIB

Magang Nasional 2026 Batch 3 Segera Dibuka, Simak Jadwal Pendaftaran hingga Pengumuman Seleksi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:25 WIB

IHSG Anjlok 1,22%, MBSS Dapat Kontrak Rp6 Triliun dan BUMI Ekspansi ke Australia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:20 WIB

BMKG Petakan Wilayah Berisiko Kekeringan hingga Akhir Oktober 2026, Ini Daftar Daerahnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:29 WIB

Peringati Sumpah Pemuda 2026, Bupati Monadi Dukung Aksi 28 Pemuda Taklukkan Gunung Kerinci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Pemerintah Garap 500 Ribu Hektare Rawa Mineral untuk Perluasan Sawah Nasional

Berita Terbaru