Pemerintah Siapkan THR Rp 55 Triliun untuk ASN, TNI, dan Polri pada 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com — Pemerintah melalui Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan anggaran tunjangan hari raya (THR) sebesar Rp 55 triliun untuk tahun 2026. Dana tersebut akan dialokasikan bagi aparatur sipil negara (ASN), termasuk pegawai negeri sipil (PNS), serta personel TNI dan Polri.

Kebijakan ini disampaikan Purbaya dalam forum Indonesia Economic Outlook yang digelar di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Dalam paparan resminya, Purbaya mencantumkan alokasi “THR ASN/TNI/Polri Rp 55 triliun” sebagai bagian dari strategi penguatan belanja negara pada awal tahun.

Baca Juga :  Utang Pemerintah Tembus Rp9.138 Triliun per Juni 2025, Kemenkeu Pastikan Masih di Level Aman

Naik Lebih dari 10 Persen

Jika dibandingkan dengan anggaran THR tahun sebelumnya yang sebesar Rp 49 triliun, nilai tahun 2026 mengalami kenaikan sekitar 10,22 persen. Peningkatan ini disebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026.

Belanja negara, termasuk penyaluran THR, dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan konsumsi domestik, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Baca Juga :  Pemerintah Tingkatkan Standar Keamanan di Lokasi Wisata Alam

Ditargetkan Cair Awal Ramadan

Terkait jadwal pencairan, Purbaya menyatakan pemerintah menargetkan THR dapat disalurkan pada awal Ramadan 2026. Meski belum menyebutkan tanggal pasti, ia berharap proses distribusi bisa dilakukan sebelum memasuki pertengahan bulan puasa.

“Kita harapkan di awal-awal puasa sudah bisa kita salurkan,” ujarnya.

Dengan alokasi anggaran yang meningkat, pemerintah optimistis kebijakan ini mampu memberikan dorongan ekonomi sekaligus membantu aparatur negara memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya.

Berita Terkait

Pemerintah Perkuat Integritas ASN Lewat Program E-Learning Antikorupsi Berbasis Digital
Wako Alfin Terima Yayasan Regen, Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Jadi Fokus Bersama
Gaji ke-13 ASN Cair Juni 2026, Pemerintah Pastikan Lengkap dengan Berbagai Tunjangan
LAM-SAK Dorong Strategi Pembangunan Berbasis Budaya dan Sejarah Kerinci dalam Diskusi Rabuan Roadshow 2026
Hanya 44 Daerah Dinilai Layak Terbitkan Obligasi, Mekeng Tekankan Transparansi Keuangan
MPR RI Gelar Sarasehan Nasional Bahas Obligasi Daerah untuk Pembiayaan Pembangunan
Enam ASN Terjaring Nongkrong di Kafe Saat Jam Kerja
Internsip Dokter Dinilai Bermasalah, Kemenkes Janji Lakukan Pembenahan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:00 WIB

Pemerintah Perkuat Integritas ASN Lewat Program E-Learning Antikorupsi Berbasis Digital

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:29 WIB

Wako Alfin Terima Yayasan Regen, Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Jadi Fokus Bersama

Senin, 25 Mei 2026 - 13:00 WIB

Gaji ke-13 ASN Cair Juni 2026, Pemerintah Pastikan Lengkap dengan Berbagai Tunjangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:02 WIB

LAM-SAK Dorong Strategi Pembangunan Berbasis Budaya dan Sejarah Kerinci dalam Diskusi Rabuan Roadshow 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:00 WIB

Hanya 44 Daerah Dinilai Layak Terbitkan Obligasi, Mekeng Tekankan Transparansi Keuangan

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB