Jakarta, Pribhumi.com – Pemerintah memastikan ketahanan pangan nasional tetap dalam kondisi aman meskipun situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah semakin memanas. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas, menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki ketergantungan terhadap pasokan pangan dari wilayah tersebut.
Menurutnya, kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, jagung, daging ayam, telur, hingga sayur-sayuran sepenuhnya dipenuhi dari produksi dalam negeri. Sementara itu, komoditas yang masih diimpor, seperti gandum, berasal dari negara-negara di kawasan Eropa dan Amerika.
Zulhas menyampaikan bahwa kondisi ini membuat pasokan pangan nasional tetap stabil meskipun terjadi konflik internasional, termasuk ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ia menekankan bahwa masyarakat tidak perlu merasa khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan.
Dalam kunjungannya ke Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Zulhas melihat langsung kondisi pasokan di lapangan. Ia mengungkapkan bahwa meskipun aktivitas pasar belum sepenuhnya normal pasca-Lebaran, dengan sekitar 70 persen pedagang yang sudah beroperasi, ketersediaan bahan pangan tetap mencukupi.
Ia juga menyoroti pentingnya kebijakan swasembada pangan yang telah dicanangkan pemerintah sejak beberapa waktu lalu. Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam menghadapi potensi krisis global, termasuk gangguan rantai pasok akibat konflik internasional.
Lebih lanjut, Zulhas memastikan bahwa stok beras nasional berada dalam kondisi surplus. Pada tahun sebelumnya, produksi beras tercatat melebihi kebutuhan hingga sekitar 4 juta ton, dan angka tersebut diperkirakan akan kembali tercapai tahun ini. Dengan demikian, ketersediaan beras dipastikan aman hingga tahun mendatang.
Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Pasokan pangan disebut berada dalam kondisi terkendali, sehingga masyarakat cukup membeli sesuai kebutuhan tanpa perlu melakukan aksi borong.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah optimistis stabilitas pangan nasional akan tetap terjaga di tengah dinamika global yang terus berkembang.











