Iran Tolak Proposal AS, Tetapkan 5 Syarat Ketat untuk Akhiri Perang

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Pemerintah Iran merespons negatif proposal Amerika Serikat terkait upaya mengakhiri konflik yang sedang berlangsung. Teheran menegaskan bahwa keputusan mengakhiri perang sepenuhnya berada di tangan mereka, bukan pihak luar.

Mengutip laporan media Iran, Press TV, Kamis (26/3/2026), seorang pejabat senior di bidang politik dan keamanan menyatakan bahwa pemerintah Iran tidak akan membiarkan Presiden AS, Donald Trump, menentukan kapan perang harus dihentikan.

“Iran akan mengakhiri perang ketika sudah memutuskan untuk melakukannya dan ketika seluruh syaratnya terpenuhi,” ujar pejabat tersebut yang enggan disebutkan namanya.

Ia juga menegaskan bahwa Teheran akan terus melanjutkan operasi pertahanan dan siap memberikan tekanan besar kepada pihak lawan hingga tuntutannya dipenuhi.

Baca Juga :  Merawat Marwah yang Tergadai: Mengembalikan Ruh Adat Kerinci di Tengah Pusaran Seremoni dan Kepentingan Politik

Menurutnya, proposal yang diajukan Washington melalui jalur diplomatik—termasuk melalui perantara Pakistan—dinilai berlebihan dan tidak mencerminkan kondisi nyata di lapangan.

Pejabat itu juga menyinggung dua putaran negosiasi sebelumnya pada musim semi dan musim dingin 2025, yang menurutnya tidak dilakukan dengan itikad baik oleh AS. Bahkan, setelah proses tersebut, Amerika Serikat disebut justru melancarkan agresi militer.

Lima Syarat Iran untuk Akhiri Konflik

Iran menegaskan bahwa gencatan senjata hanya akan terjadi jika lima tuntutan utama berikut dipenuhi:

Penghentian total agresi dan serangan terhadap Iran

Jaminan konkret agar perang tidak terulang kembali

Baca Juga :  Gibran Perkenalkan QRIS sebagai Model Pembayaran Digital Inklusif di Forum G20 Di Johannesburg

Pembayaran ganti rugi dan reparasi perang secara jelas

Penghentian konflik di seluruh wilayah dan kelompok yang terlibat

Pengakuan atas kedaulatan Iran di Selat Hormuz sebagai hak sah

Pejabat tersebut menambahkan bahwa syarat-syarat ini merupakan kelanjutan dari tuntutan sebelumnya dalam perundingan di Jenewa, yang berlangsung beberapa hari sebelum serangan oleh AS dan Israel pada 28 Februari lalu.

Ia menegaskan bahwa Iran telah menyampaikan kepada seluruh mediator bahwa tidak akan ada negosiasi lanjutan sebelum semua syarat tersebut diterima.

“Perang akan berakhir ketika Iran memutuskan untuk mengakhirinya, bukan ketika Trump menginginkannya,” tegasnya.

Berita Terkait

The Sacred Riana Ukir Sejarah, Jadi Pesulap Indonesia Pertama Raih Penghargaan Les Mandrakes d’Or
Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova
Dangdut Ditargetkan Diakui UNESCO pada 2027, Kementerian Kebudayaan Mulai Kampanye
Pre-order iPhone Duo Ludes dalam Hitungan Menit, Pengiriman Mundur hingga Januari 2027
AFC Pastikan Piala Asia 2027 Tetap Digelar di Arab Saudi
Kabut Asap Selimuti Singapura, Distribusi Masker N95 Gratis Jadi Sorotan
Banjir Bandang dan Longsor di Perbatasan Nepal-Tibet, Korban Tewas Tembus 150 Orang
Gelombang Panas Ekstrem Hantam Prancis, 40 Orang Tewas Tenggelam Saat Warga Cari Kesejukan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:47 WIB

The Sacred Riana Ukir Sejarah, Jadi Pesulap Indonesia Pertama Raih Penghargaan Les Mandrakes d’Or

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Dangdut Ditargetkan Diakui UNESCO pada 2027, Kementerian Kebudayaan Mulai Kampanye

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Pre-order iPhone Duo Ludes dalam Hitungan Menit, Pengiriman Mundur hingga Januari 2027

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

AFC Pastikan Piala Asia 2027 Tetap Digelar di Arab Saudi

Berita Terbaru