Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Reformasi Hukum Berbasis Konstitusi di Era Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Pribhumi.com Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) RI, Yusril Ihza Mahendra, menyerukan pentingnya reformasi hukum yang berpijak pada prinsip-prinsip konstitusi di tengah perubahan zaman yang semakin cepat. Hal itu disampaikannya saat memberikan kuliah umum di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Selasa.

Dalam paparannya, Yusril menjelaskan bahwa hukum bukan sekadar kumpulan aturan yang statis, melainkan ekosistem hidup yang dipengaruhi oleh berbagai aktor seperti pembuat undang-undang, hakim, akademisi, pengacara, hingga masyarakat. Karena itu, menurutnya, pembaharuan hukum tidak boleh dibatasi hanya sebagai aktivitas merumuskan produk regulasi baru.

“Reformasi hukum adalah usaha menjaga martabat konstitusi, memastikan keadilan berjalan, dan menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh rakyat. Semua langkah pembaharuan harus tetap berada dalam koridor konstitusi,” tegasnya.

Baca Juga :  Erick Thohir Pacu Pembangunan Pusat Latihan Atlet Terbesar se-Asia Tenggara

Yusril juga menyinggung fenomena meningkatnya yudikalisasi politik di berbagai negara. Ia mengingatkan adanya batas jelas antara kewenangan lembaga peradilan dan kewenangan pembuat kebijakan.

“Tugas peradilan adalah menafsirkan hukum, bukan menggantikan peran pembuat kebijakan. Judicial overreach harus dicegah, agar ruang demokrasi tidak terdistorsi,” ujarnya.

Selain itu, Yusril menyoroti tantangan besar yang muncul dari kemajuan teknologi digital. Ia menilai bahwa penguatan regulasi seperti UU Perlindungan Data Pribadi, kebijakan terkait kecerdasan buatan (AI), serta penerapan dokumen elektronik dalam peradilan, merupakan langkah penting untuk menjaga integritas hukum di Indonesia.

“Hukum tidak boleh tertinggal dari teknologi. Kita membutuhkan kerangka etika digital dan akuntabilitas algoritmik untuk melindungi hak warga dan memastikan keadilan tetap terjaga,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, yang memberikan apresiasi kepada UMI atas penyelenggaraan kuliah umum bernilai akademik tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini berperan penting dalam membentuk calon ahli hukum yang berintegritas.

Baca Juga :  Bupati Monadi dan Wabup Murison Lantik Tujuh Pejabat Baru, Perkuat Struktur Birokrasi Pemkab Kerinci

“Ini forum strategis untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai arah pembaharuan hukum nasional. Kanwil Kemenkum Sulsel siap mendukung sinergi akademisi dan pemerintah,” ujar Andi.

Rektor UMI, Prof. Hambali Thalib, menyambut langsung kehadiran Menko Kumham Imipas yang dianggap sebagai tokoh penting dalam perjalanan hukum nasional. Ia menyebut kuliah umum ini sebagai momentum intelektual yang berharga bagi kampus.

“UMI merasa terhormat menerima Prof. Yusril. Kehadirannya menjadi transfer keilmuan yang sangat berarti dan memberikan inspirasi bagi seluruh civitas akademika,” kata Rektor.

Ia berharap mahasiswa memperoleh pemahaman baru dan memiliki keberanian menjadi pembaharu hukum yang bermartabat dan berkarakter.

Berita Terkait

Prabowo Tekankan Ketegasan Guru: “Jaga Wibawa, Bentuk Karakter Anak Bangsa”
Mensos Saifullah Yusuf Resmikan 860 Guru Baru Sekolah Rakyat untuk Perkuat Layanan Pendidikan Kelompok Rentan
MoU Mendikdasmen–Kapolri Jadi Kado HGN 2025: Guru Kini Dapat Perlindungan Hukum Lebih Kuat
Kemendikdasmen Siapkan Beasiswa S1 bagi 150 Ribu Guru Mulai 2026
Andalas Award 2025: Ajang Apresiasi dan Inspirasi Anak Negeri dari Bhumi Sakti Alam Kerinci hingga Provinsi Jambi
“Uhang Tuo Dalam Imbo”: Spiritualitas Kerinci yang Menjaga Harmoni Alam dan Manusia
Jambore Ranting Wilayah IV Kabupaten Kerinci 2025 Berjalan Sukses.
Gerakan #AyahJugaBisa Dorong Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Anak di Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 15:00 WIB

Prabowo Tekankan Ketegasan Guru: “Jaga Wibawa, Bentuk Karakter Anak Bangsa”

Rabu, 26 November 2025 - 17:00 WIB

Mensos Saifullah Yusuf Resmikan 860 Guru Baru Sekolah Rakyat untuk Perkuat Layanan Pendidikan Kelompok Rentan

Rabu, 26 November 2025 - 09:00 WIB

MoU Mendikdasmen–Kapolri Jadi Kado HGN 2025: Guru Kini Dapat Perlindungan Hukum Lebih Kuat

Selasa, 25 November 2025 - 11:00 WIB

Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Reformasi Hukum Berbasis Konstitusi di Era Digital

Senin, 24 November 2025 - 19:00 WIB

Kemendikdasmen Siapkan Beasiswa S1 bagi 150 Ribu Guru Mulai 2026

Berita Terbaru